berita terbaru Indonesia, analisis | Latest breaking Indonesian news headlines

Analisis Saham Duolingo: Apakah Sudah Terlambat Untuk Membeli?

Duolingo Stock

(SeaPRwire) –   (NASDAQ: DUOL) saham telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, lebih dari dua kali lipat dalam satu tahun dan melampaui Indeks Nasdaq-100. Saat ini, Duolingo dinilai dengan kapitalisasi pasar sedikit di atas $8 miliar. Platform pembelajaran bahasa ini melakukan penawaran umum perdana pada Juli 2021 dan telah memberikan imbal hasil sebesar 36% kepada pemegang saham sejak itu. Dengan kinerja yang impresif, investor mungkin bertanya-tanya apakah masih baik membeli saham DUOL pada valuasi saat ini.

Kinerja Kuartal III 2023

Pada kuartal ketiga tahun 2023, Duolingo melaporkan pertumbuhan metrik yang kuat. Pengguna harian aktif (DAUs) meningkat sebesar 63% dari tahun ke tahun menjadi 24,2 juta, sementara pengguna bulanan aktif bertumbuh 47% menjadi 83,1 juta. Pelanggan berbayar mencapai 5,8 juta, kenaikan 60% dari tahun ke tahun. Perusahaan melaporkan laba bersih sebesar $2,8 juta, peningkatan yang signifikan dari kerugian bersih $18,4 juta pada periode yang sama tahun lalu. EBITDA yang disesuaikan meningkat 10 kali menjadi $22,5 juta, dengan marjin yang sehat sebesar 16,3%. Duolingo juga meningkatkan panduan untuk tahun penuh, memperkirakan total pemesanan akan tumbuh 40% dari tahun ke tahun.

Upaya Diversifikasi

Meskipun Duolingo dikenal untuk pembelajaran bahasa, perusahaan berhasil meningkatkan pertumbuhan pengguna melalui gamifikasi. Platform ini beroperasi dengan model freemium, menawarkan akses gratis atau langganan untuk fitur lanjutan. Pendapatan berlangganan mencakup 77% dari pendapatan total pada kuartal III. Ekspansi Duolingo ke subjek baru, seperti kursus Musik yang baru diluncurkan, bertujuan untuk membuka sumber pendapatan tambahan.

Prospek Keuangan

Para analis memproyeksikan penjualan Duolingo akan meningkat dari $369 juta pada 2022 menjadi $700 juta pada 2024. Laba yang disesuaikan diperkirakan mencapai $0,81 per saham pada tahun fiskal 2024, dibandingkan dengan kerugian $1,51 per saham pada 2022. Meskipun dinilai sebesar 11,5 kali penjualan ke depan dan 253,3 kali laba ke depan, marjin arus kas bebas Duolingo pada 2024 yang diperkirakan mencapai 30% dapat menghasilkan valuasi yang lebih masuk akal sebesar 26 kali FCF.

Rekomendasi Analis

Dari 11 analis yang menganalisis DUOL, tiga merekomendasikan “beli kuat”, satu merekomendasikan “beli sedang”, dan tujuh merekomendasikan “hold”. Target harga rata-rata 12 bulan sudah tercapai, namun target harga tertinggi Bank of America yang baru-baru ini dinaikkan menunjukkan potensi kenaikan hampir 19%.

Kesimpulan

Meskipun valuasi Duolingo terlihat tinggi, pertumbuhan pengguna yang kuat, upaya diversifikasi, dan prospek keuangan positif membuat perusahaan ini menjadi investasi yang menarik bagi mereka yang mencari eksposur di sektor ed-tech. Investor harus mempertimbangkan dengan cermat potensi perusahaan untuk ekspansi dan inovasi yang berkelanjutan.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.