berita terbaru Indonesia, analisis | Latest breaking Indonesian news headlines

Apakah Saham United Microelectronics Layak Dibeli untuk Imbal Hasil Dividennya Sebesar 7%?

UMC Stock

(SeaPRwire) –   Saham semikonduktor telah menunjukkan kebangkitan yang luar biasa pada tahun lalu, melampaui tren pasar yang lebih luas. Perusahaan-perusahaan ini, yang sangat penting bagi sektor manufaktur teknologi, merancang dan memproduksi chip untuk berbagai perangkat, dari komputer hingga ponsel pintar. McKinsey meramalkan pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar semikonduktor, yang berpotensi melebihi $1 triliun pada tahun 2030, menjadikan saham chip sebagai investasi yang menarik.

Salah satu saham semikonduktor berkapitalisasi besar yang saat ini berada di radar adalah United Microelectronics (NYSE:UMC), yang mencatatkan pengembalian yang luar biasa sebesar 320% dalam lima tahun terakhir. Meskipun kinerja yang mengesankan ini, saham tersebut tetap 39% di bawah tertinggi tahun 2021, menghadirkan peluang pembelian. Selain itu, kemunduran terakhir telah meningkatkan imbal hasil dividen berjangka UMC menjadi 7,3% yang menarik, menarik bagi investor yang berfokus pada pendapatan.

United Microelectronics: Tinjauan Lebih Dekat

Didirikan pada tahun 1980, United Microelectronics yang berbasis di Taiwan berspesialisasi dalam bisnis pengecoran semikonduktor, memproduksi berbagai chip dan sirkuit terintegrasi. Awalnya sebagai produsen perangkat terintegrasi, UMC beralih ke model manufaktur kontrak pada pertengahan tahun 1990-an, menjadi pembuat chip kontrak terbesar kedua di Taiwan dan mengoperasikan pengecoran terbesar ketiga secara global.

Posisi Strategis UMC

Berbeda dengan pesaingnya yang lebih besar, Taiwan Semiconductor (NYSE:TSM), UMC berfokus pada pembuatan chip yang lebih tua dan lebih besar, menawarkan alternatif yang lebih hemat biaya. Perusahaan ini bergeser dari persaingan dalam produksi chip yang lebih kecil, berkonsentrasi pada manufaktur untuk industri seperti otomotif dan Internet of Things (IoT). Langkah strategis ini menghasilkan keuntungan yang konsisten, dengan peningkatan tahunan hampir 80% dalam laba per saham yang disesuaikan dari tahun 2017 hingga 2022.

Kemitraan UMC dengan Intel

UMC baru-baru ini mengumumkan kolaborasi dengan raksasa teknologi Intel (INTC) untuk mengembangkan platform proses semikonduktor 12-nanometer, yang menargetkan pasar seperti infrastruktur seluler, jaringan, dan komunikasi. Kemitraan ini memanfaatkan manufaktur skala besar Intel di A.S. dan keahlian pengecoran UMC, yang menyediakan pelanggan dengan rantai pasokan yang lebih beragam dan tangguh.

Imbal Hasil Dividen yang Tinggi dan Kinerja Keuangan

UMC telah membayar dividen tahunan sejak tahun 2010, yang menunjukkan peningkatan yang stabil. Pada tahun 2023, perusahaan ini membayar dividen sebesar $0,586 per saham kepada para pemegang saham, yang mencerminkan pertumbuhan dividen tahunan sebesar 16,5% selama 13 tahun terakhir. Meskipun panduan yang hati-hati setelah hasil Q4, valuasi pendapatan berjangka UMC pada 10,3 kali, dikombinasikan dengan hasil dividen yang menarik sebesar 7,35%, memposisikannya secara menarik relatif terhadap median sektor teknologi sebesar 1,57%.

Rekomendasi Analis dan Target Harga

Analis mendukung saham UMC, dengan empat dari lima analis merekomendasikan “beli yang kuat”, dan satu analis menyarankan “tahan”. Harga target rata-rata berada di $8,25, yang menunjukkan kenaikan 6,8% dari harga perdagangan saat ini. Mempertimbangkan dividen, total pengembalian berpotensi mencapai 14%.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.