TLDR
- Saham ADBE turun sekitar 20% year-to-date menuju laporan laba Q1 FY26 pada 12 Maret
- Wall Street memperkirakan EPS Q1 sekitar $5.87 (naik 15.5% YoY) dan pendapatan sekitar $6.28 miliar (naik ~10% YoY)
- Citi memotong target harganya dari $387 menjadi $315, menyebutkan kompresi multiple di seluruh sektor perangkat lunak
- Piper Sandler dan Barclays keduanya mempertahankan atau menurunkan target, meskipun Barclays mempertahankan peringkat Beli di $335
- Konsensus adalah Moderate Buy dengan target harga rata-rata sekitar $415, yang menyiratkan potensi kenaikan ~46% dari level saat ini
(SeaPRwire) – Adobe akan memasuki laporan laba Q1 FY26 pada 12 Maret dengan sahamnya turun sekitar 20% tahun ini. Itu adalah awal yang kasar untuk tahun 2026, dan Wall Street mengawasinya dengan cermat.

Analis memperkirakan EPS sekitar $5.87 untuk kuartal ini — naik 15.5% dari tahun lalu. Pendapatan diproyeksikan sekitar $6.28 miliar, yang akan mewakili pertumbuhan sekitar 10% year-over-year. Adobe sendiri memberikan panduan untuk pendapatan $6.25 miliar hingga $6.30 miliar dan EPS yang disesuaikan sebesar $5.85 hingga $5.90, jadi perkiraan pasar secara umum sejalan dengan manajemen.
Pertanyaan utama yang menggantung atas saham ini bukanlah kuartal ini — melainkan apa yang terjadi selanjutnya. Investor terbelah mengenai apakah AI generatif adalah angin segar atau ancaman bagi bisnis inti Adobe dalam perangkat lunak kreatif dan alat pemasaran.
Argumen bull berpusat pada model AI Firefly dan fakta bahwa pelanggan telah beralih ke langganan tier yang lebih tinggi untuk mengakses fitur AI. Itu adalah pendorong pendapatan yang nyata, bukan sekadar omongan.
Pandangan Analis Terbelah Menjelang Q1
Analis Citi Tyler Radke mengulangi peringkat Hold dan memotong target harganya dari $387 menjadi $315. Dia memperkirakan laporan yang “biasa saja” dengan potensi kenaikan terbatas terhadap perkiraan. Pemotongan itu dikaitkan dengan kompresi multiple di seluruh sektor perangkat lunak yang lebih luas, bukan masalah khusus Adobe.
Billy Fitzsimmons dari Piper Sandler juga memegang Hold di $330. Dia berpikir ekspektasi sudah lebih aman karena Adobe sudah memberikan panduan FY26. Dia mengawasi metrik ARR dan ARR yang digerakkan oleh AI sebagai angka kunci yang harus dilacak.
Analis Barclays Saket Kalia mempertahankan peringkat Beli-nya tetapi memangkas targetnya dari $415 menjadi $335. Dia mengharapkan ARR bersih baru Q1 sebesar $460 juta dan berpikir Adobe bisa mengalahkan angka itu, didorong oleh penjenjangan langganan dan penggunaan kredit generatif yang tumbuh.
Struktur Kepemilikan Memberikan Sedikit Ketenangan
Di sisi kepemilikan, dukungan kelembagaan tetap solid. Vanguard adalah pemegang kelembagaan terbesar di 8.57%, dengan Vanguard Index Funds mengikuti di belakangnya di 7.07%.
Eksposur ETF juga luas. VTI memegang sekitar 3.20% dari ADBE, VOO memegang 2.58%, dan QQQ berada di 2.21%. Kepemilikan indeks yang luas semacam itu cenderung memberikan dasar permintaan pasif.
Perusahaan publik dan investor individu memiliki 42.82% dari Adobe. Insider memegang hanya 0.19%, yang tipikal untuk perusahaan teknologi large-cap pada tahap ini.
Data Citi menunjukkan lalu lintas login tetap stabil, tumbuh di kisaran belasan pertengahan hingga tinggi. Itu menunjukkan pengguna tidak pergi, bahkan jika sahamnya berada di bawah tekanan.
Untuk FY26, panduan Adobe sendiri mengarah ke pendapatan sekitar $26.1 miliar dan EPS yang disesuaikan sekitar $23.50 — menyiratkan pertumbuhan pendapatan sekitar 10% dan pertumbuhan laba 12% untuk tahun penuh.
Target harga rata-rata dari 27 analis Wall Street berada di sekitar $415, yang menyiratkan potensi kenaikan sekitar 46% dari level saat ini. Peringkat konsensus adalah Moderate Buy, berdasarkan 13 Beli, 12 Tahan, dan 2 Jual.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
