berita terbaru Indonesia, analisis | Latest breaking Indonesian news headlines

Saham Coles (COL.AX) Merosot 7% karena Kekhawatiran Investor Terkait Margin

Ringkasan;

  • Saham Coles turun 7% setelah laba setengah tahun terdampak oleh biaya hukum dan operasional.
  • Investor khawatir persaingan harga yang terus berlanjut dapat menekan margin di masa depan meskipun ada pertumbuhan pendapatan.
  • Dividen interim ditetapkan sebesar 41 sen per saham dengan tanggal ex-dividen 10 Maret.
  • Penjualan daring meningkat dan kemitraan meluas, namun risiko margin dan tuntutan hukum membayangi.

(SeaPRwire) –   Saham Coles Group Ltd (COL.AX) turun 7,3% pada hari Jumat, ditutup pada A$20,56, saat investor bereaksi terhadap hasil setengah tahun raksasa supermarket tersebut. Meskipun penjualan grup naik 2,5% menjadi A$23,618 miliar untuk 27 minggu yang berakhir pada 4 Januari, laba bersih setelah pajak (NPAT) turun 11,3% menjadi A$511 juta.

Penurunan ini menyusul biaya signifikan sebesar A$235 juta yang terkait dengan putusan Pengadilan Federal dari proses Fair Work Ombudsman. Tanpa biaya-biaya tersebut, NPAT dasar sebenarnya naik 12,5% menjadi A$676 juta.

Tekanan Margin Memicu Kecemasan Investor

Analis pasar mengatakan penurunan tajam saham tersebut menandakan bahwa investor fokus melampaui angka-angka utama pada keberlanjutan margin laba Coles.

COL.AX Stock Card

“Coles mungkin sedang tertinggal dalam papan skor pepatah saat ini,” catat Kyle Rodda, analis pasar senior di Capital.com, menyoroti kekhawatiran tentang persaingan yang meningkat dan tekanan margin yang terus berlanjut.

Meskipun EBIT, dengan mengeluarkan item satu kali, naik 10,2% menjadi A$1,231 miliar, gambaran yang lebih luas menunjukkan bahwa diskon agresif dan tekanan harga di seluruh sektor dapat membebani pendapatan di masa depan.

Dividen Ditetapkan di Tengah Aksi Jual Pasar

Dewan telah mengumumkan dividen interim sebesar 41 sen per saham, fully franked. Saham akan memasuki masa ex-dividen pada 10 Maret, dengan dividen yang akan dibayarkan pada 30 Maret. Investor memiliki waktu hingga 12 Maret, pukul 17.00 AEDT, untuk melakukan pemilihan rencana reinvestasi dividen atau memilih preferensi mata uang.

Terlepas dari pengumuman pembayaran tersebut, respons pasar mencerminkan kehati-hatian terhadap kemampuan Coles untuk mempertahankan pertumbuhan di tengah sengketa hukum dan tekanan kompetitif.

Pembaruan Operasional Menunjukkan Sinyal Campuran

Coles melaporkan kenaikan 3,7% dalam pendapatan penjualan supermarket untuk tujuh minggu pertama kuartal ketiga, naik 5,3% jika penjualan tembakau dikecualikan. Penjualan minuman keras terus merosot, meskipun penurunannya melambat menjadi 2,5%. Penetrasi daring mencapai 13,1% selama setengah tahun tersebut, dan perusahaan sedang memperluas kemitraan dengan platform seperti Uber Eats.

Selain itu, peluncuran Enterprise sedang berlangsung untuk mendukung operasional toko. CEO Leah Weckert menekankan bahwa nilai tetap menjadi fokus utama bagi pembeli, menyoroti keseimbangan yang rumit antara penetapan harga yang kompetitif dan menjaga profitabilitas.

Tantangan Hukum dan Persaingan Sektor

Peritel tersebut menghadapi pengawasan regulasi yang sedang berlangsung, termasuk dari Australian Competition and Consumer Commission atas dugaan promosi yang menyesatkan. Dikombinasikan dengan tekanan margin dari strategi diskon, risiko hukum dan kompetitif ini berkontribusi pada penurunan harga saham.

Woolworths, saingan Coles yang lebih besar, baru-baru ini melaporkan laba semester pertama yang melampaui ekspektasi, memperkuat intensitas “perang harga” di sektor bahan makanan dan menempatkan pengawasan tambahan pada kinerja Coles.

Menatap Penjualan Kuartal Ketiga

Dengan pasar yang tutup selama akhir pekan, para pedagang mengamati dengan cermat tanda-tanda penjualan yang berlanjut atau perburuan saham murah (bargain-hunting) saat tanggal ex-dividen mendekat.

Coles dijadwalkan untuk merilis pembaruan penjualan awal kuartal ketiga pada 1 Mei, yang akan memberikan pandangan yang lebih jelas tentang bagaimana perusahaan mengelola tekanan harga, biaya hukum, dan pertumbuhan operasional di pasar yang sangat kompetitif.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.