Iran membebaskan 2 warga Prancis setelah ‘tiga setengah tahun penahanan,’ kata Macron

(SeaPRwire) –   Warga negara Prancis Cécile Kohler dan Jacques Paris dibebaskan oleh Iran pada hari Selasa setelah “tiga setengah tahun penahanan,” umum Presiden Emmanuel Macron.

Pasangan tersebut, yang ditangkap pada Mei 2022 saat mengunjungi Iran, dituduh oleh televisi pemerintah Iran sebagai mata-mata yang berusaha menghasut kerusuhan, menurut Reuters. Prancis sebelumnya mengecam penahanan mereka sebagai hal yang tidak dapat dibenarkan dan tidak berdasar.

“Cécile Kohler dan Jacques Paris bebas dan sedang dalam perjalanan menuju wilayah Prancis, setelah tiga setengah tahun penahanan di Iran. Ini adalah kelegaan bagi kita semua dan jelas bagi keluarga mereka,” tulis Macron di X.

“Terima kasih kepada otoritas Oman atas upaya mediasi mereka, kepada layanan Negara, dan kepada warga yang tanpa lelah memobilisasi diri dan dengan demikian berkontribusi pada kepulangan mereka,” tambahnya.

Organisasi nirlaba United Against Nuclear Iran menggambarkan Kohler sebagai kepala federasi serikat guru di Prancis, dengan Paris sebagai pasangannya.

Kementerian luar negeri Prancis mengatakan Mei lalu bahwa Kohler dan Paris ditahan sebagai “sandera negara oleh Republik Islam Iran.”

“Mereka ditahan dalam kondisi yang memalukan dan hanya dapat menerima empat kunjungan konsuler, dalam kondisi yang sangat ketat,” kata kementerian pada saat itu.

Otoritas Iran membebaskan pasangan tersebut dari penjara pada bulan November tetapi tidak mengizinkan mereka meninggalkan negara itu, menurut The Associated Press.

Pejabat Prancis mengatakan mereka kemudian dijaga dengan aman di Kedutaan Besar Prancis di Tehran, hingga keberangkatan mereka dari Iran pada hari Selasa.

 

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.