‘Ledakan keras,’ kerusakan dilaporkan di Kedutaan Besar AS di Norwegia; polisi menyelidiki

(SeaPRwire) –   Polisi Norwegia sedang menyelidiki dugaan ledakan di Kedutaan Besar AS di Oslo yang tidak menyebabkan cedera dan hanya kerusakan kecil.

Di tengah insiden tersebut, Menteri Kehakiman Norwegia Astri Aas-Hansen mengerahkan “sumber daya yang cukup besar” untuk mencari potensi beberapa pelaku.

“Ini adalah insiden yang tidak dapat diterima yang kami tangani dengan sangat serius,” katanya kepada kantor berita Norwegia NTB.

“Suara dentuman keras” dilaporkan di Kedutaan Besar AS di Oslo pada pukul 1 pagi waktu setempat Minggu (Sabtu pukul 7 malam ET), menurut polisi, dan saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa mereka melihat asap tebal di dekat pintu masuk bagian konsuler.

“Ada lapisan asap yang sangat tebal di jalan,” kata Sebastian Toerstad, 18, seorang siswa sekolah menengah yang melintas di depan kedutaan saat ledakan terjadi.

“Ada beberapa kerusakan pada pintu masuk.”

Tidak ada alat peledak yang ditemukan di area tersebut, menurut polisi.

“Penyelidikan telah dilakukan di lokasi dengan bantuan anjing pelacak, drone, dan helikopter, mencari satu atau lebih potensi pelaku,” kata departemen kepolisian Oslo dalam sebuah pernyataan.

PST, dinas keamanan kepolisian Norwegia, memanggil personel tambahan setelah insiden tersebut tetapi belum mengubah tingkat ancaman teror negara itu, menurut penasihat komunikasi Martin Bernsen.

Manajer operasi PST Mikael Dellemyr tidak “menghubungkan” serangan itu dengan pemboman AS di atau pembalasan teroris atau Iran.

“Ini terlalu dini” dalam penyelidikan, katanya kepada TV 2 Oslo.

Digital menghubungi untuk dimintai komentar, tetapi mereka tidak segera menanggapi.

The Associated Press dan Reuters berkontribusi pada laporan ini.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.