S&P 500 Menghadapi Tantangan Tarif Bisnis

S&P 500 Menghadapi Tantangan Tarif

(SeaPRwire) - S&P 500, sebuah indeks terkemuka yang terdiri dari 500 perusahaan terbesar di Amerika Serikat, sedang menghadapi masa yang bergejolak karena ketegangan perdagangan terus memengaruhi dinamika pasar. Baru-baru ini, Teradyne, pemasok peralatan otomasi terkemuka, mengalami penurunan signifikan dalam nilai sahamnya karena perkiraan dampak tarif. Seiring perubahan kebijakan perdagangan global, perusahaan-perusahaan di dalam S&P 500 mendapati diri mereka menavigasi lanskap yang semakin kompleks. Teradyne (NASDAQ:TER) mengumumkan potensi dampak pada kinerja keuangannya karena tarif yang dikenakan pada produk-produknya. Perusahaan memperkirakan kesulitan karena tarif ini dapat meningkatkan biaya barang-barangnya, membuatnya kurang kompetitif di pasar internasional. Pengumuman ini menyebabkan penurunan yang signifikan dalam harga sahamnya, menyoroti sensitivitas pasar terhadap perubahan kebijakan perdagangan. Tarif perdagangan telah lama menjadi alat bagi pemerintah untuk melindungi industri dalam negeri dari persaingan asing. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan tarif menjadi lebih agresif, yang mengarah pada tindakan balasan dari negara-negara yang terkena dampak. Bagi perusahaan seperti Teradyne, yang beroperasi secara global, tindakan ini dapat mengganggu rantai pasokan dan memengaruhi profitabilitas. Kepemimpinan perusahaan telah menyatakan keprihatinan atas implikasi jangka panjang dari tarif ini dan secara aktif mencari cara untuk mengurangi dampaknya. Selain Teradyne, perusahaan lain di dalam S&P 500 juga merasakan tekanan. Industri yang sangat bergantung pada perdagangan internasional, seperti teknologi dan manufaktur, sangat rentan. Sektor-sektor ini bergulat dengan peningkatan biaya dan ketidakpastian, yang dapat menghambat inovasi dan pertumbuhan. Situasi ini menggarisbawahi keterkaitan pasar global dan konsekuensi luas dari kebijakan perdagangan. Investor memantau secara ketat perkembangan dalam negosiasi perdagangan, karena hasilnya dapat memengaruhi tren pasar secara signifikan. Resolusi yang meredakan ketegangan dapat memberikan dorongan kepada perusahaan yang terkena dampak tarif, sementara eskalasi lebih lanjut dapat menyebabkan lebih banyak volatilitas. Untuk S&P 500, yang berfungsi sebagai barometer bagi kesehatan ekonomi AS secara keseluruhan, perkembangan ini sangat penting. Seiring perkembangan lanskap, perusahaan menjajaki strategi untuk beradaptasi. Diversifikasi rantai pasokan, mencari pasar alternatif, dan berinvestasi dalam inovasi adalah beberapa langkah yang sedang dipertimbangkan. Bagi Teradyne, menemukan cara untuk mengurangi ketergantungan pada pasar yang terkena dampak tarif adalah prioritas. Perusahaan juga mengadvokasi kebijakan yang mempromosikan praktik perdagangan yang adil dan mengurangi hambatan. Dampak tarif pada S&P 500 menyoroti keseimbangan yang harus dijaga oleh perusahaan dalam ekonomi global. Sementara tarif bertujuan untuk melindungi industri dalam negeri, implikasi yang lebih luas dapat menimbulkan tantangan bagi perusahaan multinasional. Saat Teradyne dan yang lainnya menavigasi kompleksitas ini, pengalaman mereka menawarkan wawasan tentang ketahanan dan kemampuan beradaptasi yang dibutuhkan di pasar saat ini. Catatan Kaki: Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. Teradyne melaporkan potensi dampak pada kinerja keuangannya karena tarif pada produk-produknya.
More
CleverTap partners with upGrad to build a Deep Learning Track to upskill Marketers with Hands-On AI & Analytics Training ACN Newswire

CleverTap partners with upGrad to build a Deep Learning Track to upskill Marketers with Hands-On AI & Analytics Training

SAN FRANCISCO, CA & MUMBAI, Mar 13, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) - CleverTap, the all-in-one engagement platform, has partnered with upGrad - one of Asia’s largest integrated skilling and forever learning majors, to introduce a specialised deep-learning program / track within upGrad-powered Digital Marketing and Product Management courses with MICA and Duke CE, respectively.With the commitment of enabling brands to unlock limitless customer lifetime value, CleverTap currently boasts a strong clientele of over 2000 brands globally to help build personalized experiences for all their customers. The platform is powered by TesseractDB™ – the world's first purpose-built database for customer engagement, offering speed and cost efficiency at scale. On the other hand, upGrad is one of Asia's leading integrated skilling giants that offers a range of online & hybrid skilling programs, Certifications, and Bootcamps under its B2C portfolio while also facilitating top Indian and global universities to offer their Diploma, Master’s and Executive Doctorates. Seamlessly integrated into the curriculum, the two entities jointly enable deep learning that blends academic rigor with real-world application, equipping learners with cutting-edge expertise in customer retention, engagement strategies, and AI-driven marketing. Through live masterclasses and hands-on training with CleverTap’s platform, learners will gain exclusive industry insights and practical experience to tackle modern marketing challenges.Learners will receive exclusive, one-month access to the CleverTap dashboard, gaining hands-on experience in leveraging marketing analytics for impactful campaigns. They can extend their access at a discounted rate for deeper learning. Upon completion, candidates will also earn a prestigious joint Certification from upGrad and CleverTap, enhancing their competitive edge in the job market.Discussing the new partnership Sunil Thomas, Co-founder and Executive Chairman at CleverTap said, “We are thrilled to collaborate with upGrad on this initiative. The marketing landscape is dynamic and ever-evolving; it is therefore crucial for aspiring professionals to stay ahead of the curve. This partnership is enabling us to interact with young talent and give back to the industry by nurturing skilled marketers of the future.”Commenting on this initiative, Rohit Sharma - President, Consumer Business, upGrad said, “AI-driven marketing is no longer the future, it is now. As businesses globally demand data-savvy professionals who can translate insights into impact, this partnership with CleverTap ensures our learners are not just job-ready but future-ready - armed with core capabilities of churning data sets for driving business results. At upGrad, we’re committed to shaping careers that drive the new economy, where AI and analytics define success, and this thought-through collaboration will continue to lead us with a unified approach to build a skilled talent force.” Learners can also access videos from CleverTap University - created by the platform to expand user knowledge on the CleverTap product, business use cases, and best practices to maximize the value of the platform. These videos will be available on upGrad’s Learning Management System. About upGradStarted in 2015, upGrad is one of Asia's largest integrated Learning, Skilling, and Workforce Development majors offering a range of online & hybrid skilling programs, Certifications, and Bootcamps under its B2C portfolio. It also facilitates top Indian and global universities to offer their Diploma, Master's and Executive Doctorates. Additionally, select programs are tailored for Enterprise clients under the corporate skilling division, along with other recruitment and staffing services. Learn more, https://www.upgrad.com/.About CleverTapCleverTap is the leading all-in-one customer engagement platform that helps brands unlock limitless customer lifetime value. CleverTap is trusted by over 2000 brands like Decathlon, Domino’s, Levis, Jio, Emirates NBD, Puma, Croma (A Tata Enterprise), Swiggy, SonyLIV, Axis Bank, AirAsia, TD Bank, Ooredoo, and Tesco to help build personalized experiences for all their customers. The platform is powered by TesseractDB™ – the world’s first purpose-built database for customer engagement, offering speed and cost efficiency at scale.Backed by top-tier investors such as Accel, Peak XV Partners, Tiger Global, CDPQ, and 360 One, the company is headquartered in San Francisco, with presence across Seattle, London, São Paulo, Bogota, Mexico, Amsterdam, Sofia, Dubai, Mumbai, Bangalore, Delhi, Singapore, Vietnam, and Jakarta. Please visit https://www.clevertap.com/For more information, visit Clevertap.com or follow us on:LinkedIn: https://www.linkedin.com/company/clevertap/X: https://twitter.com/CleverTapFor more information:SONY SHETTYDirector, Communications, CleverTapsony@clevertap.com ASHMIT CHAUDHARYAssociate Consultant, Archetype+91 8850752121ashmit.chaudhary@archetype.co Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com.
More
WEGE & DEX Launch Netro: Indonesia’s Groundbreaking Net-Zero Smart Modular Home Concept ACN Newswire

WEGE & DEX Launch Netro: Indonesia’s Groundbreaking Net-Zero Smart Modular Home Concept

JAKARTA, Mar 13, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) a subsidiary of PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), in collaboration with PT Dex Solusi Transit (DEX) presents Netro, Indonesia’s first innovative smart modular home with Smart Net-Zero and Growing-modular concept. The Netro launch was part of WIKA’s 65th anniversary ceremony. The launch ceremony was held on the 17th floor of WIKA Tower 2, marked by screening of Netro’s video profile on Tuesday (11/03).Prototypes of Netro version 1.0 model homes are displayed on WIKA Realty’s plot located in Pulo Mas Jaya. The model homes are featured in various floor sizes: the smallest at 33m2, followed by type 49m2, 93m2, and the largest at 129m2. These prototypes demonstrate WEGE and DEX’s commitment to provide a smart, industrial-based green housing model.Netro is designed to meet demand for sustainable housing that operates efficiently, conserves energy, and reduces carbon emissions using its intelligent smart system. It meets the Greenship Net-Zero rating requirements set by the Green Building Council Indonesia (GBCI).Netro is a modular home system that allows systematic expansion, which allows wider market reach and enhances affordability. It also provides homeowners with flexible housing options that align with improvements in living standards, enabling them to expand their living space as needed. With its qualities, Netro raises awareness on the importance of sustainable development by introducing smart modular homes.WIKA’s President Director Agung BW stated during the launch event that “Netro was created based on awareness of climate change and is aligned with WEGE’s commitment to developing modular homes as a building construction method since 2018. In spite of that, DEX introduces a smart “breathing home” concept by maximizing natural air circulation demanded by Net-Zero principles. The smart home also features IoT (Internet of Things) that automates cost-effective data collection for certification processes. This collaboration produces smart homes that are not only sustainable, but also educates their occupants on energy efficiency through integrated technology.”The primary features of Netro include passive cooling, natural ventilation, solar panels, water recycling and energy monitoring systems, thermal comfort, and minimum air quality standards – all of which are integrated in the GBCI Greenship Net-zero app. The system allows occupants and GBCI to digitally monitor energy consumption and renewable energy production, which significantly reduces emissions and meets the requirements for Greenship Net-Zero certification.In line with Agung BW, President Director of WEGE Hadian Pramudita said, “This launch offers a solution in response to demand for housing, not only in urban areas but also in coastal and rural regions. With the support of WEGE and DEX’s construction technology, along with WIKA Realty as the first developer to build Netro in its real estate projects, we are confident that we can meet market needs with the highest quality. This will help promote massive energy efficiency and raise awareness of a sustainable Net-Zero lifestyle.”As a pioneer in sustainable development, WEGE is committed to providing innovative homes that focus on energy efficiency and improve people’s quality of life. Netro serves to meet the needs of society across all segments, including developers and real estate companies (B2B), by providing homes that are quick and easy to build, structurally robust, cost-effective in operational expenses, and in line with sustainable principles.“The fulfilment of Greenship Net-Zero criteria in Netro Products provides a solid and objective basis to meet Green Finance requirements set by banks. We anticipate a major shift in the banking industry towards Green Finance, including KPR Hijau, Green Loan, and similar financial products,” said Iwan Prajitno, President Director of DEX.Products such as Netro are a compelling solution to smart, high-quality, and sustainable homes to help with Indonesia’s housing backlog. We believe that every citizen is entitled to at least one modest, high-quality home.Netro’s Outstanding Features as an Eco-Friendly HomeNetro is an eco-friendly home, equipped with exceptional features designed to reduce energy consumption and achieve Net-Zero. It achieves natural thermal comfort, and its modular system allows faster construction times. The key benefits in favour of Netro House as an ideal choice for future housing are as follows:1. Growth Enable Modular System – Expandable Modular HomesNetro is an industrial-based housing system. This ensures that the product and its components are tried, tested, and meets all required standards. As most of the production processes are done in factories, procurement and construction on-site is significantly faster than conventional construction methods. Netro’s on-site installation process is quick and generates minimum waste, significantly reducing its environmental footprint. Netro is designed to enable expansion without major interruption to its occupants’ daily activities – thanks to systematic design and clear identification of additional required components.2. High Albedo Roof – Reflective Roofing for Thermal ComfortNetro’s high albedo roof reflects sunlight and minimises heat absorption. This helps maintain a cooler home temperature without excessive reliance on air conditioning.3. Louvre Window & Operable Window – Maximising Air CirculationNetro incorporates louvre windows and operable windows, designed to optimise natural airflow inside the house. These features enable cross-ventilation, creating a naturally cooler indoor environment, which minimizes the need for air conditioning and improves indoor air quality.4. Inner Court – A Green Oasis Within the HomeThe inner court is a multifunctional green area that provides a natural living experience indoors. More than just an aesthetic feature, this space serves as a central airflow hub, allowing fresh air to circulate throughout the house, creating a cooler and more refreshing environment, and providing comfort for its occupants.5. Permeable Wall – Better Air CirculationPermeable wall is incorporated to allow free airflow, enabling smoother air ventilation and helping to remove heat from inside the house.6. Drywall with Insulation – Fast and Efficient ConstructionWalls are sandwiched with thermal insulators to enable faster construction time. In addition, drywall helps to reduce heat absorption from sunlight and maintain stable indoor temperature.7. Photovoltaic (PV) – Self-Sufficient Energy and Net-Zero EmissionsNetro can be equipped with a photovoltaic (PV) cell so the house can generate its own electricity. Using this technology, houses achieve net-zero energy, reduce its dependence on conventional electricity, and contribute to environmental sustainability.8. Smart Wall – Smart Energy MonitoringNetro features the Smart Wall, a central control system showing real-time data on household electricity consumption, energy generated from solar PV, and indoor air quality. With this feature, occupants can control their energy consumption effectively. Additionally, the post-occupancy evaluation and Net-Zero certification process can be conducted online automatically.With a combination of innovative technology and sustainable design, Netro provides an energy-efficient, cosy, and environmentally friendly home, an ideal solution for those seeking modern living that fulfils their goals of improved well-being and minimal environmental effect.PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk [IDX: WEGE]Contact:Purba Yudha TamaCorporate SecretaryPT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk.Hp. 081317925577Tel: +6221 8 85908862 / 85909003Fax: +6221 86904146Email: corsec@wikagedung.co.id Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com.
More
MarketingPulse and eTailingPulse return on 19 March ACN Newswire

MarketingPulse and eTailingPulse return on 19 March

- This year’s MarketingPulse and eTailingPulse conferences will be held on 19 March under the theme Inspiring Possibilities, bringing together global marketing and e-commerce experts to share forward-looking insights and practical experiences and offer inspiration and actionable strategies to attendees- The conferences will explore cutting-edge trends and innovative strategies in marketing, including the application of data and AI, the integration of art, music and culture in marketing strategies, and the rising importance of inclusive marketing with a focus on neurodiversity- Another highlight will be an in-depth discussion on the development potential of the ASEAN and halal markets, and the untapped potential of pet KOLs in shaping effective branding and merchandising and creating strong emotional connections with audiences- An impressive roster of cross-disciplinary marketing leaders and industry pioneers will share their expertise at the conferences, including: - Nikkia Reveillac, Director (Global), Consumer Insights at Netflix (2021-2024) - Prof Darren Thayre, Head of Innovation, Global Strategic Initiatives at Google - Prof Dr Thomas Girst, Global Head of Cultural Engagement, BMW Group - Fabien Vallérian, International Director of Arts & Culture at LVMH’s Maison Ruinart - Tony Chen, Director of Public Affairs at Taobao & Tmall Group - Tina Zhao, Marketing Director, Global Business Solutions, Xiaohongshu - Edward Bell, General Manager, Brand, Insights and Marketing Communications, Cathay Pacific Airways - Yi-Fang Chen, Head of Leisure and Beauty Business Department, Meituan - Jordan Cheung, Chief Marketing Officer, Hang Seng Bank - Matthew Li, Head of Brand and Marketing at Decathlon Hong KongHONG KONG, Mar 12, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) - The Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) will host the 2025 MarketingPulse and eTailingPulse conferences at the Hong Kong Convention and Exhibition Centre (HKCEC) on 19 March. A premier event on the Asia-Pacific marketing and e-commerce landscape for many years, this year’s conferences are bringing together close to 80 global elites from diverse industry sectors, including influential marketing experts, economists, retail giants, brand strategists, advertising and PR professionals and e-commerce leaders. Attendees will have the opportunity to explore forward-thinking market dynamics, emerging trends, innovative marketing strategies and compelling success stories.Themed Inspiring Possibilities, the conferences aim to turn visionary ideas into actionable strategies and spark cross-disciplinary collaboration. This year’s event will cover a variety of marketing hot topics including leveraging data and artificial intelligence (AI) to drive innovative marketing strategies; integrating art, music and culture into brand marketing to explore new frontiers; embracing neurodiversity to foster more inclusive marketing perspectives; capturing opportunities in the ASEAN and halal markets; empowering the “she economy” in Mainland China; and using innovative AI solutions to enhance competitiveness in this new market segment.Experts explore data-driven innovation in marketingThe conferences will feature heavyweight speaker Nikkia Reveillac, Director (Global) of Consumer Insights at Netflix (2021-2024), in a session titled "From Insights to Breakthroughs: Unleashing Innovation through Customer Insights". Ms Reveillac will draw on her experience at Netflix, Twitter and Colgate-Palmolive to share how data-driven insights can ignite innovation.Analysing e-commerce opportunities in the ASEAN marketAs one of the world's fastest-growing regions, ASEAN offers huge economic potential. The diverse economic landscape is leading to the rapid mainstream adoption of e-commerce across the region. Galvin Chia, HKTDC Principal Economist (Asian and Emerging Markets), will present key insights from a research report that explores consumer behavior and market trends across ASEAN countries, including Singapore, Thailand, Malaysia, Vietnam, the Philippines and Indonesia. This session will also provide participants with valuable insights into ASEAN consumers' perceptions of Hong Kong brands, as well as practical strategies to successfully navigate this dynamic market and harness the opportunities of its thriving e-commerce sector. Representatives from local consumer brands, leading e-commerce platforms and cross-border e-commerce payment services – all of which have already achieved notable success in the ASEAN market – will share their experiences and proven strategies for businesses looking to expand into ASEAN and capitalise on the region’s growing opportunities.AI-driven digital transformation and boosting the "she economy"As AI technology continues to advance, its applications in marketing and brand promotion are driving significant innovation and breakthroughs. Prof Darren Thayre, Head of Innovation and Global Strategic Initiatives at Google, will join Brian Hui, Managing Director and Head of Customer Propositions and Marketing for Wealth and Personal Banking (WPB) at HSBC Hong Kong, to present a session titled "Journey to the AI Era: Unleashing Digital Transformation Potentials". The speakers will provide a strategic overview of the current state of AI, offering insights into its impact on brand and marketing strategies and exploring how to leverage AI to drive transformation, address challenges, create innovative strategies and reshape industry standards.In addition, Tony Chen, Director of Public Affairs at Taobao & Tmall Group, will share insights into the "she economy" – the increasingly powerful impact of female shoppers and women entrepreneurs, and illustrate how AI technology is helping to offer personalised shopping experiences and elevating customer service standards in his session "Empowering the She Economy: Leveraging AI Innovations for Enhanced E-commerce Marketing on Taobao & Tmall".Integrating art, culture and music into brand promotionThe intersection of art, culture, music and business is unlocking new opportunities for brand marketing. Prof Dr Thomas Girst, Global Head of Cultural Engagement at the BMW Group, has led the company’s cultural initiatives since 2003, including BMW's collaborations with various artists to create multiple BMW Art Cars, while UOB Hong Kong has run the annual UOB Art in Ink Awards since 2017 to discover local artistic talents, encourage artistic innovations and rejuvenate time-honoured Chinese artistic traditions. In a session titled "Art & Culture for Global Brand Marketing: Forget the Cliché Gallery Sponsorship", Prof Dr Girst and Marietta Li, Head of Strategic Communications, Brand and Customer Insights, Hong Kong and Taiwan, UOB and Director of the UOB Art Academy, will join marketing and branding experts from renowned international brands Maison Ruinart and Ovolo Hotels to explore innovative ways to redefine the role of art and culture in global brand marketing, challenge traditional marketing paradigms, and share effective strategies for communicating brand values and stories through artistic development and cultural engagement.In a session titled “The Soundtrack of Success: Decoding the ROI of ‘Music Economy for Harnessing Brand Power’”, ChillGOOD TV founder Leo Ku will join forces with Jordan Cheung, Chief Marketing Officer at Hang Seng Bank, and Kenny Sham, General Manager (Hong Kong & Macau) at Klook, to share insights on music marketing, examine the evolvement and commercialisation of Ku’s music platform, and explore how brands can leverage on music to engage with customers and optimise their marketing return on investment.How neurodiversity marketing sparks emotional resonanceIn today’s evolving marketing landscape, Joseph Chen, Director of Culture at Eaton HK, is committed to advancing social inclusion and fostering diverse development. Mr Chen will be joined by Jake Posner, Founder and Creative Director of the fashion brand No One True Anything – widely recognised for turning dyslexia into a source of creative strength – and Kevin Chesters, a neurodiversity advocate and marketing practitioner, for a discussion titled "Brains in Bloom – Cultivating Neurodiverse Marketing Landscapes. They will explore how brands can craft their narratives through innovative marketing strategies that embrace a neurodiversity perspective. Participants will discover how different approaches can foster deep emotional connections with neurodiverse audiences while championing the value of diversity in society.Connecting with Gen Z consumersJoin representatives from Beijing Tong Ren Tang, POIZON, Taobao Papahome and Meituan to discover how traditional brands can revitalise their image through innovative concepts and appealing to youthful trendsetters in Mainland China.Supporting start-ups and fostering a new generation of entrepreneurs is a key priority for the HKTDC. In the “Meet the Leaders’ Dialogue Series”, Matthew Li, Head of Brand and Marketing at Decathlon Hong Kong, will share valuable insights into how the brand has been successful in earning the loyalty of Hong Kong consumers. Joining him, Frankie Chow, Founder of CLS Holiday, will discuss the creation and commercial success of Asia's first "mystery box travel tour", while Jacopo Contiero, Founder of Jacomax & Jacopo Only Friends, will showcase his innovative cross-industry promotional strategies. This session will provide the audience with fresh perspectives on incorporating surprise and creativity into branding, offering practical inspiration for businesses aiming to stand out in a competitive market.In addition, local celebrity Natalie Tong will share her experience as she transitions from television actress to successful entrepreneur and her journey in personal brand building, while Grace Chan will share on her journey from being a successful actress to becoming a prominent KOL.The conferences will feature an exhibition area showcasing more than 40 exhibitors from Hong Kong and across the Asia-Pacific region, including Datawords Hong Kong and Kantar Hong Kong, offering the latest market intelligence, marketing and e-tailing solutions. Practical workshops on digital strategies will feature industry experts sharing actionable skills and insights that can help to boost market competitiveness. Participants can also engage in networking sessions and the one-to-one business matching service offered by the HKTDC. This unique service is designed to create new collaborations and unlock untapped opportunities tailored for attendees’ growth and success.For more details, including the latest programme and speaker list, please visit:https://marketingpulse.hktdc.com/conference/mp/en.For interviews with speakers, please email katy.ky.wong@hktdc.org and jane.mh.cheung@hktdc.org who will be in touch to follow up.Photo download: https://bit.ly/4ifzP3SNikkia Reveillac, Director (Global), Consumer Insights at Netflix (2021-2024)Prof Dr Thomas Girst, Global Head of Cultural Engagement at the BMW GroupJoseph Chen, Director of Culture at Eaton HKMarketingPulse and eTailingPulse return on 19 March at the Hong Kong Convention and Exhibition Centre. The image is taken from last year’s event.WebsitesMarketingPulseConference website: https://marketingpulse.hktdc.com/conference/mp/enConference programme: https://marketingpulse.hktdc.com/conference/mp/en/programmeSpeaker list: https://marketingpulse.hktdc.com/conference/mp/en/speakereTailingPulse: https://etailingpulse.hktdc.com/conference/etp/enEntertainmentPulse: https://hkfilmart.hktdc.com/conference/hkfilmart/enMedia enquiriesPlease contact the HKTDC’s Communications & Public Affairs Department:Katy WongTel: (852) 2584 4524Email: katy.ky.wong@hktdc.orgJane CheungTel: (852) 2584 4395Email: jane.mh.cheung@hktdc.orgHKTDC Media Room: http://mediaroom.hktdc.comAbout HKTDCThe Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) is a statutory body established in 1966 to promote, assist and develop Hong Kong's trade. With over 50 offices globally, including 13 in Mainland China, the HKTDC promotes Hong Kong as a two-way global investment and business hub. The HKTDC organises international exhibitions, conferences and business missions to create business opportunities for companies, particularly small and medium-sized enterprises (SMEs), in the mainland and international markets. The HKTDC also provides up-to-date market insights and product information via research reports and digital news channels. For more information, please visit: www.hktdc.com/aboutus. Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com.
More
Lexus Presents the World Premiere of the New “RZ” JCN Newswire

Lexus Presents the World Premiere of the New “RZ”

TOKYO, Mar 12, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - Lexus introduced the new RZ, a dedicated battery EV (BEV) model, in Brussels, Belgium. The release is planned to gradually roll out across various regions beginning in fall 2025.Since introducing the RX 400h in 2005, Lexus has led the luxury market in electrification, continuously balancing outstanding driving performance with environmental responsibility. By 2024, electrified vehicles*2 accounted for a record-high 52% of our lineup. Looking ahead, we will continue to cater to the diverse needs of customers and markets by expanding the adoption of BEVs, HEVs, and PHEVs, driving progress toward a carbon-neutral society. Additionally, we are pushing the boundaries of electrification to enhance fundamental vehicle performance, revolutionize mobility through cutting-edge engineering, and enrich lifestyles with innovative services. Through these initiatives, Lexus is dedicated to delivering an unparalleled ownership experience.The new RZ features a fully redesigned BEV system, delivering increased motor output, an extended driving range, and reduced charging time. It also introduces the next-generation Steer-by-Wire System*3, providing a completely new driving experience. Improvements to the platform enhance fundamental driving performance, while refinements to the DIRECT4 all-wheel-drive system further elevate its characteristics. These advancements refine the 'The Natural' driving concept, deepening the Lexus Driving Signature for a smoother, more intuitive, and exhilarating drive. A new addition to the lineup, the RZ 550e F SPORT, comes equipped with higher-output front and rear motors, achieving a maximum system output of 300 kW for a more powerful and exhilarating driving experience. Furthermore, Lexus introduces Interactive Manual Drive for the first time, a feature that enhances the excitement of shifting by synchronizing acceleration and deceleration with immersive sound. This innovation delivers a sportier, more responsive driving feel, offering greater engagement and driving pleasure.The exterior of the new RZ includes exclusive color options, as well as front and rear spoilers and aerodynamic wheels that enhance performance. Inside, exclusive seats and aluminum pedals contribute to a distinctly sporty ambiance.With a diverse lineup, the new RZ is designed to meet the needs of a broad range of drivers, from those who prioritize daily convenience and practicality to those who crave an engaging and dynamic driving experience.(1) FWD, equipped with 18-inch tires (European prototype values)(2) Electrified vehicles include all HEV, PHEV, and BEV models.(3) F SPORTFor more information, visit https://global.toyota/en/newsroom/lexus/42372076.html. Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com.
More
MHIET Achieves Rated Operation of a 6-Cylinder 500kW-class Hydrogen Engine Generator Set JCN Newswire

MHIET Achieves Rated Operation of a 6-Cylinder 500kW-class Hydrogen Engine Generator Set

TOKYO, Mar 12, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - Mitsubishi Heavy Industries Engine & Turbocharger, Ltd. (MHIET), a part of Mitsubishi Heavy Industries (MHI) Group, has achieved rated operation (435kW/1,500min-1) using 100% hydrogen fuel in a trial run of a 500kW-class hydrogen engine generator set(1) at the company's Sagamihara Plant. Following safety and reliability evaluations, development will now accelerate toward commercialization.The demonstration test is noteworthy in its use of a hydrogen engine generator set of the type envisioned for actual commercialization, rather than the single-cylinder engine for which MHIET has already established the technology enabling stable combustion using 100% hydrogen. The generator set incorporated a 6-cylinder 500kW-class hydrogen engine newly engineered and manufactured in-house, plus auxiliary equipment with added safety features to accommodate use of hydrogen(2). The demonstration was carried out of the complete system: engine, generator and auxiliary equipment.The demonstration test confirmed stable operation using 100% hydrogen in all phases throughout the sequence of operations of a real generator set prototype, from engine start to power generation at rated output and system shutdown, as well as the effective functioning of protective measures in times of emergency. Now that MHIET has completed the entire development cycle - from engineering and manufacture to demonstration - at its own plant, the results of the demonstration test can be swiftly applied to the final product. Going forward, reliability and safety evaluations will be rendered in the runup to commercialization.Reciprocating engines are structured to enable combustion of diverse fuels, and they are expected to play an important role in the energy transition toward realizing a low-carbon or decarbonized society. 100% hydrogen engine generator sets in particular, because they use pure hydrogen as fuel and therefore emit no CO2 during fuel combustion, are poised to contribute to the decarbonization of distributed power systems. Through acceleration of processes necessary to achieve commercialization, MHIET targets the realization of a decarbonized society through expanded adoption of hydrogen.(1) A set of equipment required to generate electricity using a hydrogen engine, including a generator mounted on the engine's output shaft, auxiliary equipment (piping systems for fuel gas, lubricating oil, cooling water, intake and exhaust gas, and a generator control panel) required to operate the generator set, and enclosures that house and protect the engine, generator and auxiliary equipment.(2) Compared to natural gas, hydrogen is highly combustible and can ignite with an energy equivalent to static electricity and with a wider combustion range. Furthermore, because the molecules are small and prone to leakage, hydrogen engine generator sets require strict safety measures such as redundant leak prevention, leak detection, a safe stop of the integral system, and ventilation to avoid gas accumulation.About MHIET's pursuit of hydrogen usageMHIET's hydrogen engine development program is one of various product development initiatives underway within MHI Group toward realizing carbon neutrality by 2040 under its "MISSION NET ZERO."Previous releases concerning 100% hydrogen engineStable combustion of 100% hydrogen in a single-cylinder engine"MHIET Conducts Combustion Test for Hydrogen Engine with Pure Hydrogen: Joint Project with AIST to Achieve Stable Combustion of 100% Hydrogen Fuel for a Carbon-free, Hydrogen Economy"https://www.mhi.com/news/210121.htmlHydrogen engine generator set demonstration and hydrogen supply facilities completed"Hydrogen Engine Generator Set Ready for In-house Evaluation"https://www.mhi.com/news/24052902.htmlHydrogen Engine Generator Set Demonstration FacilitiesPrevious releases concerning hydrogen co-firing engineTest operation of city gas and hydrogen mixed-fuel combustion in a commercial gas engine for a cogeneration system"Toho Gas and MHIET Successfully Conduct Test Operation of City Gas and Hydrogen Mixed-fuel Combustion in a Commercial Gas Engine for a Cogeneration System: Rated operation at 35% hydrogen mixed fuel burning ratio a first in Japan"https://www.mhi.com/news/21082601.htmlStable combustion of up to 50 vol% hydrogen in 5.75 MW Generation Gas Engine"MHIET Achieves Stable Combustion of up to 50 vol% Hydrogen on Single Cylinder Test Engine"https://www.mhi.com/news/23110101.htmlAbout MHI GroupMitsubishi Heavy Industries (MHI) Group is one of the world’s leading industrial groups, spanning energy, smart infrastructure, industrial machinery, aerospace and defense. MHI Group combines cutting-edge technology with deep experience to deliver innovative, integrated solutions that help to realize a carbon neutral world, improve the quality of life and ensure a safer world. For more information, please visit www.mhi.com or follow our insights and stories on spectra.mhi.com. Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com.
More
MOL and Fujitsu leverage AI for efficient crew replacement planning JCN Newswire

MOL and Fujitsu leverage AI for efficient crew replacement planning

Tokyo and Kawasaki, Japan, Mar 12, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - Mitsui O.S.K. Lines Ltd. (MOL; President & CEO: Takeshi Hashimoto) and Fujitsu Limited today announced the commencement of the operational application phase of an AI-powered optimization system for crew replacement planning. Full-scale operation is scheduled to begin as a trial in Japan in May 2025 and beyond.Shipping companies create crew replacement plans by combining various conditions, including seafarer rank, qualifications, onboard and vacation periods, ship type, and schedule. MOL previously relied on its crew planing personnel to extract conditions from individually managed databases to create these plans. This resulted in significant time being spent on adjusting crew schedules and vacation periods and on planning.The new system, which was developed by Fujitsu AI consultants, utilizes mathematical optimization techniques to support crew replacement planning by considering various complex factors. The system offers the following three key features:Meets customer needs:Plans crew assignments that meet the needs of each customer.Balances onboard and vacation periods:Ensures crew assignments that even out onboard and vacation periods throughout the year among seafarers.Considers seafarers’ personal life events:Plans crew assignments to make it easy for seafarers to take leave during important life events such as weddings and births.The implementation of this system optimizes crew replacement planning, directly improving seafarers' work-life balance through shorter consecutive onboard periods and sufficient vacation time. Furthermore, the system is projected to drastically improve efficiency by reducing the time required for the creation of schedules by approximately 70%.MOL will continue to proactively promote initiatives under its HC Action 1.0 action plan, which outlines its fundamental Human Capital (HC) vision. These initiatives include offering career models that cater to both land-based and sea-based roles around the world, creating a fulfilling work environment for all employees, and supporting individual life and work styles.Fujitsu will support this initiative and contribute to solving various social issues by utilizing AI and digital technologies.Mitsui O.S.K. Lines Ltd.Corporate Communication Division Media Relations TeamE-mail: mrtmo@molgroup.comTEL: 03-3587-7015Fujitsu LimitedPublic and Investor Relations DivisionInquiries Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com.
More

Partai tengah-kanan Greenland raih kemenangan tak terduga saat Trump berupaya menguasai

(SeaPRwire) - Partai Demokraatit yang berhaluan tengah-kanan di Greenland meraih kemenangan mengejutkan dalam pemilihan parlemen negara itu, menggeser partai Perdana Menteri Greenland Múte Egede, Inuit Ataqatigiit, dari kekuasaan. Kemerdekaan dari Denmark menjadi titik fokus pemilihan di tengah pernyataan berulang-ulang Presiden Donald Trump."Orang-orang menginginkan perubahan ... Kami menginginkan lebih banyak bisnis untuk membiayai kesejahteraan kami," kata Jens-Frederik Nielsen, pemimpin Demokraatit, menurut Reuters. Outlet tersebut menambahkan bahwa Nielsen mengatakan Greenland tidak "menginginkan kemerdekaan besok" dan lebih memilih pemisahan dari Denmark didasarkan pada "fondasi yang baik."Empat dari lima partai utama dalam pemilu, termasuk yang memenangkan tempat pertama dan kedua, Partai Demokraatit dan Naleraq, mendukung kemerdekaan dari Denmark, tetapi tidak setuju mengenai kecepatannya. Greenland, yang populasinya sekitar 57.000 orang, saat ini beroperasi sebagai wilayah semi-otonom dari Kerajaan Denmark. Namun, di pulau itu memicu percakapan tentang memisahkan diri dari kerajaan Denmark.Perdana Menteri Egede, yang partainya gagal mempertahankan kendali, mengatakan dalam sebuah postingan Facebook bahwa dia menghormati hasil pemilu dan bahwa partai-partai siap untuk negosiasi.Menteri Pertahanan Denmark Troels Lund Poulsen mengucapkan selamat kepada Partai Demokraatit dan mengatakan masa depan Greenland akan menghadapi "tekanan besar" dari Trump, menurut Associated Press, yang mengutip Danish Broadcasting Corporation DR. Poulsen dilaporkan menambahkan bahwa "masa depan Greenland didasarkan pada apa yang diinginkan oleh rakyat dan pemerintah Greenland."Partai Demokraatit mengalami peningkatan dukungan yang besar, memenangkan hampir 30% suara dibandingkan dengan hanya 9% pada tahun 2021, menurut Associated Press, yang mengutip Greenlandic Broadcasting Corporation KNR TV.Awal bulan ini, Trump menyebut Greenland dalam pidatonya di depan sesi gabungan Kongres."Kami sangat mendukung hak Anda untuk menentukan masa depan Anda sendiri, dan, jika Anda memilih, kami menyambut Anda ke Amerika Serikat," kata Trump, yang disambut tawa dari kerumunan. "Kami membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional dan bahkan keamanan internasional, dan kami bekerja dengan semua orang yang terlibat untuk mencoba mendapatkannya… Entah bagaimana, kami akan mendapatkannya."Dalam pidato yang sama, bahwa AS akan "membawa Greenland ke ketinggian yang belum pernah Anda bayangkan sebelumnya."Selama panggilan telepon Januari dengan Trump, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan bahwa Greenland harus diizinkan untuk membuat keputusan tentang masa depannya sendiri. Baik Perdana Menteri Frederiksen dan Egede mengatakan kepada Presiden Trump bahwa "Greenland tidak untuk dijual," Axios melaporkan saat itu.Pada Desember 2024, Presiden terpilih saat itu Trump menunjuk Ken Howery sebagai duta besar AS untuk Denmark. Trump mengatakan dalam sebuah postingan di Truth Social yang mengumumkan pilihan itu bahwa "Amerika Serikat merasa bahwa kepemilikan dan kendali atas Greenland adalah kebutuhan mutlak."Presiden Trump juga mengincar Greenland selama masa jabatan pertamanya, menyebabkan gesekan antara dirinya dan Perdana Menteri Frederiksen. Pada 2019, setelah pemimpin Denmark itu menyebut gagasan AS membeli Greenland "tidak masuk akal," Presiden Trump tiba-tiba membatalkan perjalanannya ke Denmark karena komentar "menjijikkan" itu.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Nakhoda kapal kargo yang bertabrakan dengan tanker minyak AS adalah warga negara Rusia, kata pemilik kapal Berita

Nakhoda kapal kargo yang bertabrakan dengan tanker minyak AS adalah warga negara Rusia, kata pemilik kapal

(SeaPRwire) - Seorang warga negara Rusia terungkap sebagai kapten kapal kargo yang terlibat tabrakan di lepas pantai Inggris dalam insiden yang memicu kebakaran besar, menumpahkan bahan bakar jet ke laut dan menyebabkan satu orang dikhawatirkan tewas.Pria berusia 59 tahun itu masih dalam tahanan polisi pada hari Rabu setelah ditahan karena dicurigai melakukan pembunuhan karena kelalaian berat, menurut Ernst Russ, pemilik kapal kargo Solong berbendera Portugal. Dikatakan bahwa 14 anggota awak kapal adalah campuran warga negara Rusia dan Filipina. Salah satu dari mereka masih hilang dan diduga tewas.Solong bertabrakan pada hari Senin dengan MV Stena Immaculate, sebuah tanker berbendera AS yang mengangkut bahan bakar jet untuk militer Amerika. Crowley Ship Management yang berbasis di AS mengatakan MV Stena Immaculate sedang berlabuh di dekat Hull ketika ditabrak dan semua 23 orang di dalamnya "selamat dan terdata" tanpa ada laporan cedera.Menjelang tabrakan, Solong diperiksa di Dublin, Irlandia Juli lalu dan ditemukan memiliki 10 kekurangan, menurut Associated Press. Dokumen inspeksi pelabuhan menunjukkan Solong gagal dalam pemeriksaan keselamatan terkait kemudi dengan "komunikasi posisi kemudi darurat/pembacaan kompas" kapal tidak terbaca. Ia juga memiliki alarm yang "tidak memadai", alat penyelamat "tidak dirawat dengan baik" dan pintu kebakaran "tidak sesuai dengan persyaratan."Kemudian inspeksi kedua di Skotlandia pada bulan Oktober menemukan dua kekurangan lagi, tetapi kapal itu tidak ditahan setelah kedua inspeksi tersebut, lapor AP.Namun, otoritas Inggris mengatakan mereka tidak mencurigai adanya kecurangan dalam kecelakaan itu. Stena Immaculate sepanjang 596 kaki beroperasi sebagai bagian dari Tanker Security Program pemerintah AS, sekelompok kapal komersial yang dapat dikontrak untuk mengangkut bahan bakar untuk militer AS bila diperlukan."Crowley terus bekerja sama erat dengan badan-badan Inggris untuk mendukung tanggapan insiden, penyelamatan dan operasi mitigasi dampak lingkungan akibat kapal kontainer Solong menabrak tanker Stena Immaculate yang dikelola Crowley saat berlabuh pada hari Senin, 10 Maret," kata pemilik kapal itu pada hari Selasa."Masih belum pasti saat ini berapa volume bahan bakar yang mungkin telah dilepaskan sebagai akibat dari insiden tersebut, tetapi tinjauan awal menunjukkan dampaknya terbatas karena paparan api dan penguapan bahan bakar Jet A1," lanjut Crowley. "Selain itu, badan-badan Inggris memantau dengan cermat kualitas udara dan kemungkinan dampak kesehatan masyarakat yang timbul di darat. Keduanya saat ini mengukur rendah atau dalam tingkat normal."Solong melayang dan masih terbakar pada hari Rabu, tetapi kemungkinan akan tetap mengapung daripada tenggelam, kata para pejabat.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Kremlin mengatakan Rusia menunggu rincian proposal gencatan senjata AS-Ukraina Berita

Kremlin mengatakan Rusia menunggu rincian proposal gencatan senjata AS-Ukraina

(SeaPRwire) - Kremlin mengatakan pada hari Rabu bahwa Rusia sedang menunggu Washington untuk menyampaikan rincian mengenai hal itu yang terjadi di Arab Saudi sebelum mengomentari proposal tersebut. Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa Moskow sedang menunggu "informasi rinci" dari AS tentang rencana gencatan senjata 30 hari yang disetujui Ukraina, yang menunjukkan bahwa Rusia harus diberi pengarahan tentang rincian tersebut sebelum dapat mengatakan apakah usulan gencatan senjata dapat diterima.Sejauh ini, Rusia menentang apa pun yang kurang dari pengakhiran permanen konflik dan belum menerima konsesi apa pun.Secretary of State Marco Rubio, yang memimpin delegasi Amerika dalam pembicaraan hari Selasa dengan para pejabat Ukraina di Arab Saudi, mengatakan bahwa Ukraina terbuka untuk gencatan senjata selama 30 hari. Rubio mengatakan AS akan memberi tahu Rusia tentang rincian proposal tersebut."Kami akan menyampaikannya langsung kepada mereka," kata Rubio kepada wartawan, merujuk pada Rusia. "Kami akan mengatakan bahwa Ukraina siap untuk menghentikan semua aktivitas di medan perang dan memulai proses negosiasi segera untuk mengakhiri perang secara permanen. Dan kita akan lihat apa tanggapan mereka. Jika tanggapan mereka adalah ya, maka kita tahu bahwa kita telah membuat kemajuan nyata, dan ada peluang nyata untuk perdamaian. Jika tanggapan mereka adalah tidak, itu akan sangat disayangkan, dan kemudian akan memperjelas niat mereka."Menyusul pembicaraan di Arab Saudi, pemerintahan Trump mencabut penangguhan bantuan militernya untuk perjuangan Kyiv melawan invasi Rusia.President mengatakan dia berharap bahwa kesepakatan dapat diperkuat "dalam beberapa hari ke depan.""Saya telah mengatakan bahwa Rusia lebih mudah dihadapi sejauh ini daripada Ukraina, yang seharusnya tidak demikian," kata Trump kemudian pada hari Selasa. "Namun demikian, dan kami berharap untuk mendapatkan Rusia. Tetapi kami memiliki gencatan senjata penuh dari Ukraina. Itu bagus."Utusan khusus Trump ke Timur Tengah, Steve Witkoff, diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Moskow minggu ini, seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada pada hari Selasa setelah laporan media mengatakan Witkoff berencana untuk bertemu dengan Presiden Rusia.Rubio optimis tentang pembicaraan di Arab Saudi, menulis dalam sebuah postingan di X bahwa "hari ini adalah hari yang baik untuk perdamaian," meskipun keputusan untuk bergerak maju sekarang berada di tangan Rusia."Berkat kepemimpinan @POTUS dan di bawah keramahan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, kita selangkah lebih dekat untuk memulihkan perdamaian abadi bagi Ukraina," kata Rubio. "Bola sekarang ada di pengadilan Rusia."Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Bahkan Jika Trump Mengamankan Kesepakatan Perdamaian Ukraina-Rusia, Bisakah Putin Dipercaya? Berita

Bahkan Jika Trump Mengamankan Kesepakatan Perdamaian Ukraina-Rusia, Bisakah Putin Dipercaya?

(SeaPRwire) - Ukraina pada hari Selasa menyetujui proposal awal yang diajukan oleh pemerintahan Trump yang menyerukan gencatan senjata selama 30 hari yang bergantung pada penerimaan Rusia terhadap persyaratan tersebut dalam langkah besar menuju .Tetapi bahkan jika pemerintahan Trump mampu membawa Moskow ke meja perundingan dan mengakhiri perang tiga tahun di bawah perjanjian baru, yang menurut beberapa pakar keamanan tidak berada di bawah tekanan nyata untuk melakukannya, dapatkah kepala Kremlin dipercaya?Rusia di bawah Putin telah berulang kali melanggar perjanjian internasional formal yang dimaksudkan untuk melindungi kedaulatan Ukraina, terutama dari mantan penguasa Sovietnya.Perjanjian ini termasuk Memorandum Budapest 1994, di mana Ukraina setuju untuk melepaskan persenjataan nuklirnya dengan imbalan jaminan atas integritas wilayahnya setelah penarikannya dari Uni Soviet pada tahun 1991, serta Perjanjian Persahabatan, Kerja Sama, dan Kemitraan 1997 yang mana Moskow dan Kyiv setuju untuk menghormati perbatasan masing-masing. Kedua perjanjian tersebut pertama kali dilanggar pada tahun 2014 ketika Putin merebut Krimea dan mendukung pasukan separatis Rusia di wilayah Donbas. Perjanjian Minsk 2014-2015, meskipun berusaha mengakhiri agresi Rusia di Ukraina timur, merupakan perjanjian yang tidak pernah sepenuhnya tercapai dan kembali dilanggar oleh invasi Putin tahun 2022. Beberapa pemimpin dunia dan pejabat keamanan, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, telah memperingatkan bahwa kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina tidak mungkin dicapai dan menentang keandalan Putin dalam mematuhi perjanjian internasional apa pun tanpa komitmen keamanan yang serius dari Barat."Masalahnya di sini adalah bahwa Rusia hanya memahami hasil menang-kalah, yang berarti bahwa untuk mencegah mereka menyerang Ukraina lagi, mereka harus melihat diri mereka sebagai pihak yang kalah dalam perang seperti yang mereka lakukan pada akhir Perang Dingin," Michael Ryan, mantan wakil asisten menteri Pertahanan untuk Kebijakan Eropa dan NATO dan mantan penjabat asisten menteri Pertahanan untuk Urusan Keamanan Internasional, mengatakan kepada Digital.Pejabat keamanan yang diwawancarai oleh Digital berpendapat bahwa mengamankan masa depan Ukraina bukan tentang "mempercayai" Putin. Ini tentang benar-benar menempatkan Rusia dalam posisi di mana setiap pelanggaran di masa depan akan lebih menghambat Moskow daripada yang bisa dibujuk oleh kesempatan yang tidak terkendali."Bahkan jika kesepakatan disimpulkan, Rusia akan melanjutkan operasi rahasia di seluruh dunia untuk memperluas jejaknya dalam hal pengaruh geopolitik," Rebekah Koffler, mantan petugas intelijen DIA, mengatakan kepada Digital, mencatat bahwa mantan agen KGB dapat diandalkan untuk "melanjutkan kampanye intervensi pemilu, perang siber, spionase, dan operasi destabilisasi di seluruh dunia."Tidak ada yang namanya perdamaian dalam pemikiran militer strategis Rusia. Anda berada dalam konfrontasi yang konstan."Ryan berpendapat kesepakatan damai yang ditengahi Trump perlu merefleksikan pelajaran yang didapat dari perjanjian yang gagal sebelumnya, seperti Perjanjian Versailles pasca-Perang Dunia I, yang bisa dibilang menyebabkan bangkitnya Adolf Hitler dan Nazi Jerman."Bagaimana cara memecahkan teka-teki ini? Sama seperti yang kita lakukan setelah Perang Dunia II … rekonstruksi Ukraina harus mencakup rekonsiliasi ekonomi dengan Rusia," kata Ryan. "Rusia melihat bagaimana kita membangun kembali pihak yang kalah dalam Perang Dunia II, Jerman dan Jepang. Mereka mengharapkan kita melakukan hal yang sama untuk Rusia setelah Perang Dingin, tetapi kita tidak melakukannya."Kita tidak bisa melakukan kesalahan yang sama jika kita menginginkan perdamaian abadi untuk Ukraina dan jika kita ingin memisahkan Rusia dari Tiongkok," tambahnya, mencatat hal lain bagaimana Barat menangani rintangan geopolitik ini.Ada banyak kendala ketika menyangkut upaya pemerintahan Trump untuk bernegosiasi dengan Putin, termasuk argumen mengenai wilayah yang diduduki, pengakuan internasional atas tanah yang diduduki, bantuan dan dukungan internasional untuk Ukraina, penyitaan internasional atas aset Rusia yang dibekukan, kedudukan Zelenskyy di dalam negeri, kembalinya tawanan perang dan kembalinya anak-anak Ukraina yang diculik, menurut Peter Rough, senior fellow dan direktur Center on Europe and Eurasia di the Hudson Institute."Putin secara resmi mencaplok empat oblast Ukraina serta Krimea. Tetapi Moskow belum menaklukkan keempatnya sepenuhnya," kata Rough kepada Digital saat bepergian ke Ukraina. "Saya tidak dapat membayangkan bahwa Ukraina akan menarik diri dari daerah yang mereka kendalikan, karena telah berjuang untuk mempertahankan daerah-daerah itu."Saya juga ragu bahwa Barat akan menawarkan pengakuan de jure ke daerah yang dikendalikan Moskow," tambahnya. "Jadi, Putin harus menelan semua itu dalam kesepakatan damai."Setiap masalah saja merupakan upaya besar untuk dinegosiasikan, dan sementara Ukraina minggu ini mungkin menguraikan konsesi yang dapat dilakukan untuk mengamankan kesepakatan yang dikoordinasikan oleh AS, Putin tidak mungkin melakukan hal yang sama, menurut Koffler, yang memberi pengarahan kepada NATO bertahun-tahun sebelum invasi 2022 tentang rencana Putin."Putin tidak mungkin membuat konsesi apa pun karena dia percaya dia berada dalam posisi yang kuat," kata Koffler kepada Digital. "Kesenjangan dalam potensi tempur secara dramatis menguntungkan Rusia atas Ukraina, yang kalah jumlah dan kalah persenjataan karena Putin mengalihkan militer dan ekonomi Rusia ke basis waktu perang tujuh tahun sebelum invasi ke Ukraina.""Putin percaya dia telah mempersiapkan Rusia untuk berperang sampai Ukraina terakhir dan sampai rudal terakhir di gudang senjata NATO," tambahnya, menggemakan peringatan Januari yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, yang mengatakan bahwa output industri pertahanan Rusia selama periode tiga bulan setara dengan apa yang diproduksi Amerika Serikat selama setahun penuh."Putin sangat tidak mungkin menyetujui gencatan senjata karena dia tidak ingin memberikan jeda strategis kepada Ukraina, AS, dan NATO untuk mempersenjatai diri kembali," kata Koffler. "Dia tidak mempercayai Washington. Dia tidak mempercayai Presiden Trump lebih dari kita mempercayai Putin."Dia bahkan kurang mempercayai Trump daripada Biden karena dia bisa membaca Biden dan memprediksi perilakunya. Dia tidak bisa membaca Trump karena Trump tidak dapat diprediksi."Para ahli berpendapat ada terlalu banyak variabel yang bisa terjadi selama negosiasi yang akan menentukan apakah Putin dapat dimintai pertanggungjawaban secara memadai atau "dipercaya" mengenai perjanjian di masa depan.Pada akhirnya, Koffler mengatakan, Putin tidak akan meninggalkan Ukraina timur."Ukraina selalu menjadi garis merah bagi Putin, dalam hal siapa yang memiliki kendali geopolitik atasnya, Rusia atau Barat. Dan dia akan terus memberlakukan garis merah ini," katanya. "Satu-satunya cara untuk memastikan bahwa Putin tidak menyerang negara lain adalah dengan membuat NATO kuat kembali, meningkatkan postur kekuatan, meningkatkan pengeluaran pertahanan, mengamankan jaringan komando dan kontrolnya, dan mengembangkan pencegahan dan kontra-strategi aktual yang membahas setiap cabang strategi Putin."Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More

Ukraina menerima kesepakatan, kata Rubio: ‘kami akan membawa ini ke Rusia’

(SeaPRwire) - Ukraina pada hari Selasa menerima kesepakatan yang diajukan oleh pemerintahan Trump selama pertemuan di Arab Saudi, sebagai langkah maju untuk mengamankan gencatan senjata dan mengakhiri perangnya dengan Rusia."Kami akan membawa tawaran ini sekarang ke pihak Rusia, dan kami berharap mereka akan mengatakan ya," kata Menteri Luar Negeri Marco Rubio kepada wartawan. Rubio, berdiri bersama Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz, tidak merinci secara pasti apa yang ada dalam perjanjian ini tetapi mengatakan, "Ukraina ingin berhenti menembak.""Kami berharap Rusia menanggapi itu," tambahnya. "Gerakan itikad baik terbaik yang dapat diberikan Rusia adalah dengan mengatakan ya."Rubio mengatakan jika dan setelah Moskow menyetujui perjanjian pendahuluan ini, negosiasi sebenarnya dapat dimulai. "Kita telah beralih dari apakah perang ini akan berakhir menjadi bagaimana perang ini akan berakhir," kata Waltz kepada wartawan. Masalah yang melibatkan pemulangan anak-anak yang diculik oleh Rusia dan pemulangan tawanan perang akan dibahas dalam "fase kedua" kata keduanya.Ini adalah berita yang sedang berkembang. Periksa kembali untuk pembaruan.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Pemimpin Evangelis mengatakan AS harus melindungi umat Kristen Suriah dari serangan teroris jihadis Berita

Pemimpin Evangelis mengatakan AS harus melindungi umat Kristen Suriah dari serangan teroris jihadis

(SeaPRwire) - YERUSALEM—Mantan teroris al Qaeda dan Presiden Interim Suriah saat ini, Ahmed al-Sharaa, gagal menghentikan pembantaian lebih dari 1.000 warga Suriah, termasuk umat Kristen, yang terjadi pada Kamis lalu dan berlanjut selama beberapa hari.Al-Sharaa dan organisasinya, , sebuah organisasi teroris Sunni yang ditunjuk oleh AS, menggulingkan mantan Presiden Suriah Bashar Assad pada bulan Desember.Para pemimpin Kristen dan aktivis hak asasi manusia telah menyampaikan keraguan yang kuat tentang kemampuan rezim Islam al-Sharra untuk membangun demokrasi yang dapat melindungi kelompok minoritas agama yang rentan."Ini adalah peringatan bahwa pemerintah Suriah belum siap jika tidak dapat melindungi segelintir umat Kristen rentan yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kekerasan ini kecuali menjadi korbannya," kata Pendeta Johnnie Moore, presiden dari The Congress of Christian Leaders, kepada Digital.Setelah rekaman video online yang mengejutkan menunjukkan kelompok Islam melakukan pembantaian terhadap warga Alawi Suriah—populasi agama minoritas—al-Sharra mengklaim bahwa ia akan "mempertanggungjawabkan, dengan tegas dan tanpa ampun, siapa pun yang terlibat dalam pertumpahan darah warga sipil". Dia menambahkan, "Tidak akan ada seorang pun yang berada di atas hukum dan siapa pun yang tangannya telah ternoda darah warga Suriah akan menghadapi keadilan cepat atau lambat."Moore mengatakan, "Ini adalah demonstrasi yang jelas bahwa pemerintahan baru ini telah gagal dalam tugas pertama setiap pemerintahan, yaitu melindungi warganya."Dia mengatakan bahwa pejuang asing yang bertindak baik atas arahan pemerintah Suriah atau tertanam di dalamnya atau bertingkah laku di luar kendali "secara membabi buta dan mengerikan membunuh warga sipil yang tak terhitung jumlahnya, termasuk sejumlah umat Kristen, yang secara pribadi kami verifikasi telah terbunuh. Dan jumlahnya terus meningkat."Moore mengatakan, "Pemerintah baru di Suriah tetapi mereka adalah 'Islamis'." Al-Sharaa juga pernah menjadi anggota gerakan teroris Negara Islam.Moore mengecam sikap orang Eropa terhadap rezim Islam garis keras Suriah dengan mencatat bahwa pemerintah Eropa tampaknya menghadiahi rezim di Damaskus."Dan ini terjadi dalam 24 jam setelah Inggris mengumumkan bahwa mereka mencabut sanksi terhadap bank nasional Suriah dan lebih dari 20 entitas lainnya adalah tanda peringatan bagi seluruh dunia Barat dan komisi Uni Eropa terus melanjutkan rencananya untuk mengadakan konferensi pendanaan dalam waktu dekat untuk membantu pemerintah Suriah yang baru."Moore melanjutkan, "Tanggapan dari AS seharusnya justru sebaliknya. Amerika Serikat harus mengirim pesan yang sangat, sangat jelas kepada pemerintah Suriah yang baru bahwa tidak akan ada keringanan sanksi dan tidak akan ada normalisasi perlakuannya terhadap pemerintah Suriah yang baru sampai terbukti bahwa ia akan mampu melindungi semua warga Suriah, termasuk umat Kristennya yang rentan."Moore mencatat bahwa selama perang saudara Suriah, umat Kristen terbunuh dan mengungsi. Pada bulan Desember, Nina Shea dari the Center for Religious Freedom dan Moore ancaman terhadap agama Kristen di Suriah setelah pemberontak mengambil alih ibu kota dan peran AS dalam melindungi umat Kristen.Populasi Kristen di Suriah telah menyusut secara signifikan sejak dimulainya perang saudara Suriah tahun 2011. Diperkirakan ada 300.000 umat Kristen di negara yang dilanda perang itu. Sebelum perang saudara Suriah, komunitas Kristen Suriah berjumlah 1,5 juta.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Utusan Trump, Witkoff, akan menuju Rusia untuk kedua kalinya akhir pekan ini, kata sebuah sumber Berita

Utusan Trump, Witkoff, akan menuju Rusia untuk kedua kalinya akhir pekan ini, kata sebuah sumber

(SeaPRwire) - Utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, akan menuju Rusia untuk kedua kalinya akhir pekan ini, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada . Konfirmasi ini muncul setelah laporan media mengatakan Witkoff berencana bertemu dengan untuk kedua kalinya. Witkoff sebelumnya bertemu Putin selama tiga jam pada pertengahan Februari selama perjalanan ke Moskow untuk mengamankan pembebasan warga Amerika yang ditahan, Marc Fogel, menurut Axios. Kremlin kemudian menyarankan sekitar waktu itu bahwa bisa saja akan datang. Witkoff, Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz saat ini berada di Arab Saudi untuk bertemu dengan delegasi senior Ukraina untuk pembicaraan tentang mengakhiri perang Ukraina-Rusia. Pertemuan di Arab Saudi diperkirakan akan mencakup Andriy Yermak, kepala kantor kepresidenan, Andrii Sybiha, menteri luar negeri, Pavlo Palisa, kolonel angkatan bersenjata Ukraina dan penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, serta Menteri Pertahanan Rustem Umerov, yang tidak hanya terlibat dalam pembicaraan awal dengan Rusia setelah invasi Februari 2022, tetapi juga selamat dari serangan racun setelah pertemuan perdamaian pada bulan Maret tahun itu. Rubio mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa "Poin penting dalam pertemuan ini adalah untuk menetapkan dengan jelas niat mereka, keinginan mereka, seperti yang telah mereka katakan secara terbuka sekarang, berkali-kali, untuk mencapai titik di mana perdamaian mungkin terjadi," menambahkan bahwa dia perlu diyakinkan bahwa Kyiv siap untuk membuat beberapa keputusan sulit, seperti menyerahkan wilayah yang direbut oleh Rusia, untuk mengakhiri perang tiga tahun. "Saya tidak akan menghakimi besok tentang apakah kita memiliki kesepakatan mineral atau tidak," kata Rubio juga di dalam pesawat menuju Arab Saudi. "Ini topik penting, tetapi ini bukan topik utama dalam agenda. ’ Caitlin McFall berkontribusi pada laporan ini. Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Energy Savings Projects with Singapore Bank to Scale ACN Newswire

Energy Savings Projects with Singapore Bank to Scale

Brisbane, Queensland, Australia--(ACN Newswire via SeaPRwire.com - March 12, 2025) - Graphene Manufacturing Group Ltd. (TSXV: GMG) ("GMG" or the "Company") is pleased to announce that GMG, C&W Services Singapore and ACMES, GMG's Singapore Thermal-XR distributor, have successfully completed energy savings case studies with a Singapore bank. The energy savings was seen on average between 10% to 20%. Following the successful case study, the bank is now exploring the potential to scale the application of Thermal-XR Enhance across more branches.Figure 1 shows ~33% energy saving by comparing post coating average daily energy consumption to before washing.Figure 1: Daily Energy Consumption Reduction due to Thermal XR Coating (after washing) on Bank Air ConditionerTo view an enhanced version of this graphic, please visit:https://images.newsfilecorp.com/files/8082/244317_0264293a642e5ab7_002full.jpgGMG's Managing Director and CEO, Craig Nicol, commented: "Our partnership with C&W Services and ACMES has been very successful thus far and we look forward to implementing more energy savings projects with THERMAL-XR® Powered by GMG Graphene with various other companies in Singapore and around the world."About GMG:GMG is an Australian based clean-technology company which develops, makes and sells energy saving and energy storage solutions, enabled by graphene manufactured via in house production process. GMG uses its own proprietary production process to decompose natural gas (i.e. methane) into its natural elements, carbon (as graphene), hydrogen and some residual hydrocarbon gases. This process produces high quality, low cost, scalable, 'tuneable' and low/no contaminant graphene suitable for use in clean-technology and other applications.The Company's present focus is to de-risk and develop commercial scale-up capabilities, and secure market applications. In the energy savings segment, GMG has initially focused on graphene enhanced heating, ventilation and air conditioning ("HVAC-R") coating (or energy-saving coating) which is now being marketed into other applications including electronic heat sinks, industrial process plants and data centres. Another product GMG has developed is the graphene lubricant additive focused on saving liquid fuels initially for diesel engines.In the energy storage segment, GMG and the University of Queensland are working collaboratively with financial support from the Australian Government to progress R&D and commercialization of graphene aluminium-ion batteries ("G+AI Batteries"). GMG has also developed a graphene additive slurry that is aimed to improve the performance of lithium-ion batteries.GMG's 4 critical business objectives are:Produce Graphene and improve/scale cell production processesBuild Revenue from Energy Savings ProductsDevelop Next-Generation BatteryDevelop Supply Chain, Partners & Project Execution CapabilityFor further information please contact:Craig Nicol, Chief Executive Officer & Managing Director of the Company at craig.nicol@graphenemg.com, +61 415 445 223Leo Karabelas at Focus Communications Investor Relations, leo@fcir.ca, +1 647 689 6041Neither the TSX Venture Exchange nor its Regulation Services Provider (as that term is defined in the policies of the TSX Venture Exchange) accept responsibility for the adequacy or accuracy of this news release.Cautionary Note Regarding Forward-Looking Statements This news release includes certain statements and information that may constitute forward-looking information within the meaning of applicable Canadian securities laws. Forward-looking statements relate to future events or future performance and reflect the expectations or beliefs of management of the Company regarding future events. Generally, forward-looking statements and information can be identified by the use of forward-looking terminology such as "intends", "expects" or "anticipates", or variations of such words and phrases or statements that certain actions, events or results "may", "could", "should", "would" or will "potentially" or "likely" occur. This information and these statements, referred to herein as "forward‐looking statements", are not historical facts, are made as of the date of this news release and include without limitation, statements regarding the bank chain applying Thermal-XR Enhance to all of its remaining branches, GMG's continued partnership with C&W and the potential application of Thermal-XR Enhance to other companies around the world.Such forward-looking statements are based on a number of assumptions of management, including, without limitation, that the bank chain will apply Thermal-XR Enhance to all of its remaining branches and that GMG and C&W will implement energy savings case studies with other companies in Singapore and worldwide. Additionally, forward-looking information involves a variety of known and unknown risks, uncertainties and other factors which may cause the actual plans, intentions, activities, results, performance or achievements of GMG to be materially different from any future plans, intentions, activities, results, performance or achievements expressed or implied by such forward-looking statements. Such risks include, without limitation, that the bank chain will not apply Thermal-XR Enhance to all of its remaining branches and that GMG and C&W will not be able to implement energy savings case studies with other companies in Singapore and worldwide.Although management of the Company has attempted to identify important factors that could cause actual results to differ materially from those contained in forward-looking statements or forward-looking information, there may be other factors that cause results not to be as anticipated, estimated or intended. There can be no assurance that such statements will prove to be accurate, as actual results and future events could differ materially from those anticipated in such statements. Accordingly, readers should not place undue reliance on forward-looking statements and forward-looking information. Readers are cautioned that reliance on such information may not be appropriate for other purposes. The Company does not undertake to update any forward-looking statement, forward-looking information or financial out-look that are incorporated by reference herein, except in accordance with applicable securities laws. We seek safe harbor.To view the source version of this press release, please visit https://www.newsfilecorp.com/release/244317 Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com.
More
JCB Now Available on Google Play in Thailand, Indonesia, Vietnam, Philippines, and Hong Kong JCN Newswire

JCB Now Available on Google Play in Thailand, Indonesia, Vietnam, Philippines, and Hong Kong

TOKYO, Mar 12, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - JCB International Co., Ltd., the international operations subsidiary of JCB Co., Ltd., today announced that JCB is now available on Google Play in Thailand, Indonesia, Vietnam, the Philippines and Hong Kong.Through these years, JCB Cardmembers in Asia have experienced significant growth. In addition to the growth, JCB is committed to providing its Cardmembers with expanded accessibility across the entire payment experience, including the digital environment. JCB will continue to strive to improve the overall payment experience for all JCB Cardmembers, not just in Asia.Yoshiki Kaneko, President & CEO, JCB International Co., Ltd., said: “We are delighted to announce the expansion of the availability for using JCB on the Google Play. Google Play support has always been a key demand from JCB Cardmember community across the region and JCB is proud to be working with Google, one of the key players in the changing digital environment, to provide availability to the JCB Cardmember community.”About JCBJCB is a major global payments brand and a leading credit card issuer and acquirer in Japan. JCB launched its card business in Japan in 1961 and began expanding worldwide in 1981. Its acceptance network includes about 53 million merchants around the world. JCB Cards are now issued mainly in Asian countries and territories, with more than 164 million cardmembers. As part of its international growth strategy, JCB has formed alliances with hundreds of leading banks and financial institutions globally to increase its merchant coverage and cardmember base. As a comprehensive payment solution provider, JCB commits to providing responsive and high-quality service and products to all customers worldwide. For more information, please visit: www.global.jcb/en/MEDIA CONTACTS:JCB (Head Office in Japan)Anna TakedaCorporate CommunicationsTel: +81-3-5778-8353 Email: jcb-pr@info.jcb.co.jp Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com.
More
TANAKA PRECIOUS METAL TECHNOLOGIES Develops Miniaturized Micro Profile, a Next-Generation Contact tape for Fifth-Generation Signal Relays JCN Newswire

TANAKA PRECIOUS METAL TECHNOLOGIES Develops Miniaturized Micro Profile, a Next-Generation Contact tape for Fifth-Generation Signal Relays

TOKYO, Mar 12, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - TANAKA PRECIOUS METAL TECHNOLOGIES Co., Ltd. (Head Office: Chuo-ku, Tokyo; Representative Director & CEO: Koichiro Tanaka), a company engaged in the industrial precious metals business of TANAKA, announces the development of its miniaturized micro profile tape, a next-generation contact for fifth-generation signal relays. It has achieved a minimum width of 0.2 mm, making it the smallest-sized contact tape for fifth-generation signal relays. As relays become smaller, using miniaturized micro profiles can make contacts lighter in weight and suppress bounce and chattering*1 during the opening and closing of contacts. Shipment of this product’s samples is scheduled to start in late March 2025.Miniaturized micro profile (Contact tapes)Micro profiles are ultra-small contacts used in relays and switches, which are the signal control components in electronic devices. Relays are components that take in external electrical signals and carry out the opening and closing or switching of electric circuits. They are widely used in a variety of devices, such as those for communications and facilities and consumer electronics. Contacts embedded in relays responsible for the opening and closing of electric circuits require a high level of reliability as they may cause wrong operation or malfunction of devices if they do not operate properly.In recent years, the miniaturization of electronic devices has led to an increased demand for smaller relays. As relays shrink in size, the weight of the contact that causes bounce during opening and closing has become a significant issue. It is believed that bounce can be minimized by using smaller and lighter contacts. By reducing bounce, electrical signals can be controlled more accurately, which helps to prevent malfunctions in devices. Additionally, smaller contacts contribute to resource savings by reducing the amount of precious metals used, ultimately lowering costs. TANAKA has successfully developed miniaturized contacts through years of research and development in precious metal materials, along with advanced processing technology.Next-Generation Contact for Fifth-Generation Signal RelaysSince entering practical use in the 1830s, relays have been embedded in various electronic devices. Relays that control larger signals using relatively smaller signals (contact opening and closing current of up to 2 A) are called signal relays. Research and development of signal relays and contacts have progressed together with the development of electronic devices, with relays and the contacts inside them becoming smaller.TANAKA has been developing contacts for signal relays since the 1970s, succeeding in developing contacts (0.3 mm tape width) for fourth-generation signal relays in 1998 and contacts (0.25 mm tape width) for fifth-generation signal relays in 2023. Fifth-generation signal relays are used in various fields requiring a high level of reliability, such as communication devices, semiconductor inspection equipment, medical devices, network cameras, smart consumer electronics, and automobiles.History of signal relay contact miniaturization *Based on research by TANAKAMiniaturized contact that is compatible with various materials and methodsThe miniaturized micro profile contact tapes of TANAKA is compatible with various materials and methods. Multilayer contacts using different types of metals are available for a wide range of electric loads and are achieved through employing unique precision bonding techniques.Features of micro profiles (contact tapes)1. Allows multilayer bonding of different types of metals2. Contact tape with excellent bonding strength across its entire length3. Allows reduced sizes of relays and switches4. Various contact materials, shapes and thickness are available to suit a variety of applications.5. Method for forming the gold (Au) layer on the surface can be selected depending on the desired properties (cladding or sputtering)Cladding (left) and sputtering (right)*1 Both bounce and chattering are undesired phenomena in switches and relays, where the unintended opening and closing of contacts may lead to wrong operation. Bounce refers to the phenomenon where, due to shock during contact opening and closing, the contact jumps and repeatedly opens and closes. Chattering refers to the phenomenon of repeated opening and closing due to external vibration and such.About TANAKASince its foundation in 1885, TANAKA has built a portfolio of products to support a diversified range of business uses focused on precious metals. TANAKA is a leader in Japan regarding the volume of precious metals it handles. Over many years, TANAKA has manufactured and sold precious metal products for industry and provided precious metals in such forms as jewelry and assets. As precious metals specialists, all Group companies in Japan and worldwide collaborate on manufacturing, sales, and technology development to offer a full range of products and services. With 5,355 employees, the group’s consolidated net sales for the fiscal year ending December 2023 was 611.1 billion yen.Official Website: TANAKA PRECIOUS METAL TECHNOLOGIEShttps://tanaka-preciousmetals.comProduct inquiriesTANAKA PRECIOUS METAL TECHNOLOGIES Co., Ltd.https://tanaka-preciousmetals.com/en/inquiries-on-industrial-products/Press inquiriesTANAKA PRECIOUS METAL GROUP Co., Ltd.https://tanaka-preciousmetals.com/en/inquiries-for-media/Press release: https://www.acnnewswire.com/docs/files/2025312_EN.pdf Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com.
More
Formerra Introduces Formerra+ Upgraded Ecommerce Site to Optimize Customer Experience ACN Newswire

Formerra Introduces Formerra+ Upgraded Ecommerce Site to Optimize Customer Experience

ROMEOVILLE, IL, Mar 11, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) - Formerra, a leader in performance materials distribution, today launched the Formerra+ ecommerce website, now upgraded to deliver a faster, more intuitive, and personalized experience for customers across multiple industries. The enhanced site provides purchasing, engineering, and quality control customers with easy access to ordering and technical information so that they can get the materials they need faster."Our customers are looking for efficiency, accuracy, and convenience when managing orders and purchasing materials," said Cathy Dodd, Chief Executive Officer at Formerra. "The upgraded Formerra+ online and mobile experience reflects our commitment to delivering the best digital tools and 24/7 ordering experience to customers worldwide."Formerra+ offers simplified navigation and a modern user interface along with improved search and filtering capabilities, new payment options, and a streamlined checkout process. Together, these improvements make ordering, reordering, documentation downloads, and answers to material availability and pricing quicker and easier. In addition, the site will be rolling out additional features aimed at personalizing individual customer experiences."We continue to advance our digital capabilities to simplify our customers' access and material selection process," Dodd added. "Our goal is to create an online experience that not only meets industry standards but sets a new benchmark for convenience and accessibility. This development also supports our supplier partners by providing more visibility into material demand, helping to streamline planning and collaboration."Formerra+ reflects the company's ongoing investment in digital innovation to support customers with dependable supply chain solutions, collaborative technical guidance, and proactive sustainability strategies.To access the enhanced site, customers can visit formerra.com and click on Formerra+ in the top menu.About FormerraFormerra is a preeminent distributor of engineered materials, connecting the world's leading polymer producers with thousands of OEMs and brand owners across healthcare, consumer, industrial, and mobility markets. Powered by technical and commercial expertise, it brings a distinctive combination of portfolio depth, supply chain strength, industry knowledge, service, leading e-commerce capabilities, and ingenuity. The experienced Formerra team helps customers across multiple industries to design, select, process, and develop products in new and better ways - driving improved performance, productivity, reliability, and sustainability. To learn more, visit www.formerra.com.Media ContactJuan GuerreroMarketing Communications, Formerrajuan.guerrero@formerra.com+1 630-972-3145SOURCE: Formerra Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com.
More
135 Years of Sport Inspiration: U.S. Polo Assn. Hosts Celebration Cup Exhibition and Spring-Summer 2025 Fashion Showcase in Delhi ACN Newswire

135 Years of Sport Inspiration: U.S. Polo Assn. Hosts Celebration Cup Exhibition and Spring-Summer 2025 Fashion Showcase in Delhi

WEST PALM BEACH, FL AND NEW DELHI, INDIA, Mar 11, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) - U.S. Polo Assn. celebrates 135 years of sport inspiration as the official brand of the United States Polo Association (USPA) with a spectacular exhibition game and fashion show in the heart of India's polo capital, Delhi. More than 300 VIP guests attended this milestone event honoring the sport's enduring legacy with a thrilling exhibition match at the iconic Jaipur Polo Grounds, followed by an exclusive U.S. Polo Assn. Spring-Summer 2025 fashion showcase at the luxurious D'Monde Members Club.U.S. Polo Assn.As part of U.S. Polo Assn.'s global moment, this grand event united polo enthusiasts, fashion aficionados, and cultural tastemakers in an event that paid tribute to the sport's rich heritage and longstanding influence. The highlight of the evening was an intense and action-packed exhibition match, where the USPA India Team, led by HH Maharaja Sawai Padmanabh Singh of Jaipur, took on the USPA Global Team with players from around the world in a gripping championship. The final period saw fierce competition, with both teams battling goal for goal, but USPA India ultimately secured victory with a final score of 8-7, edging ahead by one goal.The Most Valuable Player of the match was HH Maharaja Sawai Padmanabh Singh of Jaipur, whose exceptional performance on USPA India Team captivated the audience, while the Best Playing Pony title was awarded to a horse proudly owned by Bk. Jaisal Singh, who played for the USPA Global Team.Kulin Lalbhai, Vice Chairman, Executive Director of Arvind Fashions Ltd., graced the occasion and threw the opening game ball at the beginning of the first period. Adding to the authenticity of the experience, renowned U.K.-based polo commentator Karl Ude-Martinez brought the match to life with his expert insights and dynamic storytelling, making it an unforgettable experience for attendees.Following the high-octane game, guests were invited to an exclusive fashion showcase at D'Monde Members Club, where U.S. Polo Assn. unveiled its much-anticipated Spring-Summer 2025 Collection. Staying true to the brand's sport-inspired heritage, the Collection masterfully combined classic polo-inspired silhouettes with contemporary styling, embodying the spirit of both effortless elegance and timeless fashion. From signature polo shirts and tailored separates to breathable linens and elevated casuals, the Collection captured the essence of the sport of polo while catering to the evolving preferences of modern consumers.The event witnessed an eclectic mix of sports personalities, fashion insiders, and cultural tastemakers, like Maharaja Narendra Singh of Jaipur and cricketer Nitish Rana, Bollywood glitterati Harshvardhan Kapoor, U.S. Polo Assn. Global Brand Ambassador Palak Tiwari, Rannvijay Singh, Varun Sood, Lakshya, and Babil Khan. Adding to the glamour were Kalyani Chawla, luxury entrepreneur & tastemaker; Samarth & Sameer Kasliwal of the Gem Palace; and Priya Paul & Sethu Vaidyanathan of The Park Hotels."This 135th Anniversary celebration is a testament to the USPA's legacy in fostering the sport of polo while embracing the future," said J. Michael Prince, President and CEO of USPA Global, the company that manages and oversees the multi-billion-dollar U.S. Polo Assn. brand across 190 countries. "Bringing together the thrill of the game with a U.S. Polo Assn. global fashion show in a city as vibrant as Delhi underscores our mission to celebrate the authenticity of our global sports brand and the accessibility of the sport of polo as well as the brand, both on and off field."Today, India is the fastest-growing market for U.S. Polo Assn. globally, and the brand continues to see very strong momentum. These very special events reflect our ongoing commitment to further building our strong presence here," Prince added.Speaking on the significance of the event, Shailesh Chaturvedi, Managing Director and CEO of Arvind Fashions Ltd., said, "The sport of polo is deeply rooted in India's history, and continues to inspire our consumers. The U.S. Polo Assn. brand seamlessly blends tradition with modern style, and the launch of the Spring-Summer 2025 Collection in this historic setting is a tribute to the sport's timeless appeal. We are thrilled to be part of this grand global anniversary celebration.""Celebrating 135 years of sports inspiration is not just about marking a milestone - it's about honoring a legacy that blends the heritage of the sport of polo with a contemporary fashion sensibility," said Amitabh Suri, CEO, U.S. Polo Assn. India. "With this celebration, we are inviting consumers and sports fans across India to become a part of this rich legacy of the sport of polo and celebrate the greatest story of sport and fashion."With Delhi as a key market, this event is a pivotal moment in U.S. Polo Assn.'s year-long global celebrations, which include activations across North America, Europe, the Middle East, Latin America, and Asia. Fans of the sport and brand enthusiasts will continue to be engaged with the 135th Anniversary Limited Edition Collection through in-store experiences and digital activations.Stay connected and follow the journey at uspoloassn.in and on social media @USPoloAssnIndia for more updates on the 135th Anniversary celebrations.About U.S. Polo Assn.U.S. Polo Assn. is the official brand of the United States Polo Association (USPA), the largest association of polo clubs and polo players in North America, founded in 1890. With a multi-billion-dollar global footprint and worldwide distribution through more than 1,100 U.S. Polo Assn. retail stores as well as thousands of additional points of distribution, U.S. Polo Assn. offers apparel, accessories, and footwear for men, women, and children in more than 190 countries worldwide. Historic deals with ESPN in the United States and Star Sports in India now broadcast several of the premier polo championships in the world, sponsored by U.S. Polo Assn., making the thrilling sport accessible to millions of sports fans globally for the very first time.U.S. Polo Assn. has consistently been named one of the top global sports licensors in the world alongside the NFL, NBA, and MLB, according to License Global. In addition, the sport-inspired brand is being recognized internationally with awards for global and digital growth. Due to its tremendous success as a global brand, U.S. Polo Assn. has been featured in Forbes, Fortune, Modern Retail, and GQ as well as on Yahoo Finance and Bloomberg, among many other noteworthy media sources around the world.Visit uspoloassn.in or uspoloassnglobal.com and follow @uspoloassn and @uspoloassnindia.About Arvind Fashions LimitedArvind Fashions Ltd. is India's number one casual and denim retailer, a lifestyle powerhouse with a strong portfolio of fashion brands catering to consumers across sub-categories and price points. Arvind Fashions houses a number of renowned brands, both international and indigenous, like U.S. Polo Assn., Arrow, Tommy Hilfiger, Calvin Klein, and Flying Machine.Additional images available upon request.Contact InformationStacey KovalskyVP, Global PR and Communications, USPA Global HQskovalsky@uspagl.com+001.561.790.8036Sneha MahantHead-Marketing, U.S. Polo Assn. Indiasneha.mahant@arvindfashions.comMouneeta DewanPR Punditmouneeta.dewan@prpundithavasred.comSOURCE: U.S. Polo Assn. Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com.
More

2024 Results of Qunabox Group Released: Leading AI Interactive Marketing with Strong Revenue and Profit Growth

HONG KONG, Mar 11, 2025 - (ACN Newswire via SeaPRwire.com) - Since the beginning of the year, driven by the explosive popularity of the domestic large model, DeepSeek, Hong Kong technology stocks have continued to strengthen, making AI-related concept stocks a focal point for investors. Among them, Qunabox Group (00917.HK), China’s leading AI interactive marketing service provider, has seen its stock price repeatedly hit new highs. As of the close on March 10, its stock price was reported at HK$ 84.5, with a cumulative increase of 28.0%. In fact, since its listing at the end of May last year, Qunabox Group’s stock price has continued to rise, nearly 2.4 times in just over nine months. It has been selected as a constituent of the Hang Seng Composite Index, entered the Hong Kong Stock Connect, and has become one of the star stocks in the Hong Kong stock AI industry chain.The strong stock performance is inseparable from Qunabox Group’s robust fundamentals. On March 10, 2025, Qunabox Group released its 2024 annual report. Over the past year, the Company has continued to achieve rapid growth by diversifying its service industry, increasing the development and conversion of high-margin products such as AI interactive marketing, expanding cooperation with brand customers, and refining its operations. The Group recorded revenue of RMB1,339.5 million during the Reporting Period, representing a year-on-year increase of 33.1%; the gross profit increased to RMB749.8 million, representing a year-on-year growth of 40.1%.Leveraging AI to Drive New-Quality Productive Forces in Marketing, Boosting Strong Profitability Through Innovative ProductsWith the rapid development and widespread adoption of domestic AI large models, represented by DeepSeek, AI’s empowerment of the marketing industry has evolved from marketing content creation and efficiency enhancement of placement and operations to revolutionizing marketing interaction modes and advancing the intelligence of offline marketing carrier. AI technology has become a crucial engine driving the development of new-quality productive forces in the marketing sector. On the demand side, brand owners are demonstrating a growing acceptance and recognition of AI + marketing, the application scenarios are increasingly expanding, and the market demand is currently showing a trend of rapid growth.In 2024, Qunabox Group, as China’s leader in AI interactive marketing services, continued to heavily invest in the field of AI interaction. The Company launched several innovative AI interactive marketing products, including digital human shopping guide based on AI large language models, AI tactile interaction, and AI emotion recognition. These products have successfully achieved commercial implementation. Meanwhile, it expands the application scenarios and range of multi-sensory AI interactions, such as olfactory interaction, scent diffusion, movement recognition, and voice interaction, effectively driving innovation in the marketing industry. For example, digital human shopping guide based on AI large language models can deliver highly personalized product recommendations tailored to specific scenarios, user needs, and profiles. This not only further enriches marketing models and enhances conversion efficiency but also provides users with a more novel and personalized marketing experience. Without a doubt, Qunabox Group’s AI interactive marketing terminals have become a successful model for the implementation of AI hardware in the marketing industry.Thanks to these initiatives, revenue from Qunabox Group’s value-added marketing services represented a year-on-year increase of 53.5% in 2024, with a gross profit margin of 90.1%, significantly strengthening the Company’s profitability. Meanwhile, Qunabox Group deepened its cooperation with key clients, with the average revenue per major customer rising to RMB18.0 million, representing a year-on-year increase of 30.1%.Supporting the “Debut Economy” Initiative and Providing Comprehensive Solutions for New Product IncubationIn recent years, the government has introduced a series of policies to encourage the development of the “Debut Economy”. In June 2024, the National Development and Reform Commission issued the Notice on Measures to Create New Consumption Scenarios and Foster New Consumption Growth Drivers, explicitly stating the need to cultivate new shopping consumption scenarios and leverage new technologies to enhance the shopping experience. In December 2024, the Central Economic Work Conference emphasized the importance of actively promoting the Debut Economy in 2025. The deep integration of the Debut Economy with cutting-edge technologies is injecting new vitality into the consumer market.Qunabox Group actively responds to the national call for developing the Debut Economy by leveraging its technological and service advantages in AI marketing. It provides brand clients with comprehensive new product incubation solutions that cover all stages from product development, marketing, to sales and user feedback collection, driving holistic growth for new products through AI and big data technologies. In 2024, through the integration and analysis of user feedback and sales data accumulated on the platform over the years, the Group has further enriched the industry database and launched a new flavor database and pre-scoring service of new products for beverages and snack food, aiming to help beverage and snack food brands quickly screen new flavors during their development phase, accelerate their R&D process, and increase the success rate.During the marketing and promotion phase, Qunabox Group utilizes AI interactive marketing terminals and online platforms to create unique marketing and sales experiences for new products, capturing consumer attention and engagement while accelerating sales conversion. In 2024, based on the original visual, auditory, olfactory and motor capabilities, the Group further expanded the multi-sensory interaction capabilities of the AI interactive marketing terminals to the sense of touch, driving their evolution towards full-sensory interaction. This evolution delivers more immersive and comprehensive marketing experiences to users, while offering brands a broader range of innovative marketing options to expedite market entry and enhance brand elevation.Advancing globalization and diversification strategies to expand new avenues for growthWhile maintaining its leadership in the domestic market, Qunabox Group is actively driving forward with international expansion and diversification strategies, creating new opportunities for promoting the expansion of its business scale.Qunabox Group plans to expand beyond its presence in the Middle East market by entering the Singapore market. Additionally, the Company will initiate strategic business acquisitions based on its ecosystem to further integrate resources and enhance synergies across business sectors. This approach aims to achieve high-quality diversified development and build a comprehensive brand service ecosystem. These efforts will further strengthen its overall competitiveness and provide sustained momentum for performance growth.Conclusion:As China’s leading AI interactive marketing service provider, Qunabox Group is pioneering the integration of cutting-edge AI technology into the marketing industry, aligning with the national Debut Economy initiative. It has successfully commercialized AI+ marketing solutions, significantly enhancing advertising effectiveness and consumer engagement, driving robust business growth.Building on its proven domestic success, Qunabox Group is accelerating strategic international expansion, leveraging its AI+ marketing ecosystem to capture new growth opportunities in global markets. Qunabox Group is well-positioned to sustain its rapid growth momentum. Looking ahead, Qunabox Group is poised to solidify its leadership, drive long-term value creation, and redefine the future of AI+ marketing.” Copyright 2025 ACN Newswire via SeaPRwire.com.
More
JCB Announced Premier Sponsorship for the 10th Edition of Sakura 2025 at Singapore’s Gardens by the Bay JCN Newswire

JCB Announced Premier Sponsorship for the 10th Edition of Sakura 2025 at Singapore’s Gardens by the Bay

SINGAPORE, Mar 11, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - JCB International Co., Ltd., the international operations subsidiary of JCB Co., Ltd., Japan’s only international payment brand announced premier sponsorship for the 10th edition of Sakura 2025 at Singapore's Gardens by the Bay. The event was opened by Mr. Tan Kiat How, Senior Minister of State, Ministry of National Development & Ministry of Digital Development and Information, Mr. Toru Hotta, Charge d'Affaires of the Embassy of Japan in Singapore, and Mr. Felix Loh, CEO of Gardens by the Bay. JCB's sponsorship is part of its continuing efforts to support local activities and attractions. For example, in 2022, JCB sponsored Singapore's countdown event, Star Island Singapore Countdown Edition 2022-23 Presented by JCB, organised by Avex and held in the prestigious Marina Bay area.Sakura 2025 brings Japan's unique culture and beautiful architectural history to Singapore for residents and visitors from all over the world. As Singapore is a tourism hub, the seasonal highlight enhances the appeal of Gardens by the Bay and Singapore as a whole for tourists."We see Sakura 2025 as an excellent opportunity to showcase Japanese culture and beauty to visitors to Gardens by the Bay. JCB, as the only international payment brand originating from Japan, is one of the sponsors of the event. We also see this as a great opportunity to promote cross-border tourism between Singapore and Japan. Although tourism from Singapore to Japan in 2024 has increased tremendously, we hope that this event will promote a deeper understanding of Japan's interesting culture and further boost tourism to Japan. We also hope that this will raise awareness of JCB's presence and merchant privileges in Singapore, thereby promoting JCB Card usage here," said Hiroko Michishita, Managing Director, JCB International Asia Pacific.During the period of Sakura 2025, banners on selected street lamps, garden banners, and MRT advertisements will feature the event. By pairing this cultural experience with strategic visibility through the event's publicity materials, JCB aims to strengthen its presence in Singapore while encouraging travel and cultural exchange between Japan and Singapore.About JCBJCB is a major global payment brand and a leading credit card issuer and acquirer in Japan. JCB launched its card business in Japan in 1961 and began expanding worldwide in 1981. Its acceptance network includes about 53 million merchants around the world. JCB Cards are now issued mainly in Asian countries and territories, with more than 164 million cardmembers. As part of its international growth strategy, JCB has formed alliances with hundreds of leading banks and financial institutions globally to increase its merchant coverage and cardmember base. As a comprehensive payment solution provider, JCB commits to providing responsive and high-quality service and products to all customers worldwide. For more information, please visit: www.global.jcb/en/ContactAnna TakedaCorporate CommunicationsTel: +81-3-5778-8353Email: jcb-pr@info.jcb.co.jp Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com.
More
Hitachi Energy invests additional $250 million USD to address global transformer shortage JCN Newswire

Hitachi Energy invests additional $250 million USD to address global transformer shortage

More than 40 percent of the total investment dedicated to the U.S. underpins commitment to scale up the industry to meet surging transformer demandThe U.S. investment includes hiring more than 100 people to expand domestic key component manufacturing to strengthen local supply chainBuilds on the $6 billion USD investment announced in 2024 – the largest in the industry in recent years to respond to the urgent need to upgrade power gridsZurich and Houston, Mar 11, 2025 - (JCN Newswire via SeaPRwire.com) - Hitachi Energy announced today at CERAWeek additional major investments of more than $250 million USD by 2027 to expand global production of critical components for transformers. This rapid follow-up to the recently announced $6 billion USD investment across the company portfolio reflects the escalating transformer shortage, which continues to increase.As the electrification of industries, particularly data centers and AI, drives unprecedented demand for electricity, theneed for transformers has surged beyond initial projections. To keep pace with this accelerating demand, Hitachi Energy is expanding its commitment to scale up production and strengthen supply chains in the U.S. and worldwide.These investments bolster Hitachi Energy’s manufacturing capabilities across the U.S., enhancing production capacity at the company’s transformer factories in Virginia, Missouri, and Mississippi. It includes transformer components such as bushings and insulation as Hitachi Energy is a critical supplier to other transformer manufacturers.This pivotal move will also help alleviate the broader, ongoing transformer supply shortage, ensuring increased production capacity and supply-chain resilience. The global investment program, one of the most significant in the industry today, also strengthens Hitachi Energy’s manufacturing capabilities in Asia, South America, and Europe.“The demand for transformers and grid infrastructure is rising at an unprecedented scale and pace,” said AndreasSchierenbeck, CEO of Hitachi Energy. “As the world’s largest transformer manufacturer, we have a responsibility to expand our capacity and accelerate the delivery of transformers and essential components, helping the industry scale up faster and advance critical infrastructure projects.”Transformer investments are part of a broader, multi-billion-dollar investment plan that Hitachi Energy is deploying across its manufacturing, engineering, digital, R&D, and partnership activities. These investments are being rolled out across all major markets globally to enable the company to meet customers’ commitments and market demand. Hitachi Energy is also delivering enhancements in supply chain management, digitalization, and automation, allowing capacity expansion and accelerated speed to market.Transformers are vital to the clean energy transition and enable the efficient transmission and distribution of electricity. They are a key element in integrating renewables, expanding grid interconnections, powering data centers, electrifying transportation, and facilitating the decarbonization of energy systems.Transformer insulation and components, such as bushings, tap-changers, insulation material and parts, and otheraccessories, are essential to the seamless operation of transformers. Asthe world’s largest transformer manufacturer, Hitachi Energy has over 60 transformer factories and 30 service centers worldwide, providing the world's broadest portfolio of transformer insulation and components.Today's investment builds on the $6 billion USD announced in 2024, including $1.5 billion USD specifically allocated to scaling global transformer production. This expansion is essential to meeting growing demand and supporting long-termdecarbonization and electrification efforts.All announced capacity investments include sustainable and state-of-the-art manufacturing technologies for operational efficiency while ensuring high standards of safety and quality. They are advancing the company's efforts to become carbon-neutral in its own operations by 2030 and aim to create positive economic and social impacts in local communities wherever the company works.About Hitachi EnergyHitachi Energy is a global technology leader that is advancing a sustainable energy future for all. We are advancing the world’s energy system to be more sustainable, flexible and secure and we collaborate with customers and partners to enable a sustainable energy future – for today’s generations and those to come. Hitachi Energy has a proven track record and unparalleled installed base in more than 140 countries, serving customers in utility, industry, transportation, data centers and infrastructure sectors. With innovative technologies and services including the integration of more than 150 gigawatts of HVDC links into the power system, we help make the energy value chain more efficient, making electricity more accessible to all. Together with stakeholders across sectors and geographies, we enable the digital transformation required to accelerate the energy transition towards a carbon-neutral future. Headquartered in Switzerland, we employ around 45,000 people in 60 countries and generate business volumes of around $13 billion USD.https://www.hitachienergy.com https://www.linkedin.com/company/hitachienergyhttps://twitter.com/HitachiEnergyAbout Hitachi, Ltd.Hitachi drives Social Innovation Business, creating a sustainable society through the use of data and technology. We solve customers' and society's challenges with Lumada solutions leveraging IT, OT (Operational Technology) and products. Hitachi operates under the 3 business sectors of “Digital Systems & Services” – supporting our customers’ digital transformation; “Green Energy & Mobility” – contributing to a decarbonized society through energy and railwaysystems, and “Connective Industries” – connecting products through digital technology to provide solutions in variousindustries. Driven by Digital, Green, and Innovation, we aim for growth through co-creation with our customers. The company’s revenues as 3 sectors for fiscal year 2023 (ended March 31, 2024) totaled 8,564.3 billion yen, with 573 consolidated subsidiaries and approximately 270,000 employees worldwide. For more information on Hitachi, please visit the company's website at https://www.hitachi.com. Copyright 2025 JCN Newswire via SeaPRwire.com.
More
Ukraina Luncurkan Serangan Drone Terbesar ke Moskow, Menewaskan 2 Orang, Saat Pembicaraan AS Dimulai Berita

Ukraina Luncurkan Serangan Drone Terbesar ke Moskow, Menewaskan 2 Orang, Saat Pembicaraan AS Dimulai

` tags. (SeaPRwire) - Ukraina melancarkan serangan drone terbesar yang pernah terjadi di Moskow pada hari Selasa ketika delegasi senior bertemu dengan Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz di Arab Saudi untuk pembicaraan tentang mengakhiri Sebanyak 337 drone ditembak jatuh pada hari Selasa di atas Rusia, termasuk 91 di wilayah Moskow dan 126 di wilayah Kursk, Reuters melaporkan, mengutip kementerian pertahanan Rusia.Produsen daging yang berbasis di Moskow, Miratorg, mengatakan dua karyawannya tewas akibat puing-puing yang berjatuhan, sementara 18 orang lainnya – termasuk tiga anak-anak – terluka setelah bangunan tempat tinggal terkena serangan, kata para pejabat kepada Reuters.Gambar-gambar yang diambil di Rusia menunjukkan kerusakan pada mobil dan gedung apartemen setelah serangan itu, yang untuk sementara menutup empat bandara Moskow. Rusia dilaporkan meluncurkan rudal balistik dan 126 drone ke Ukraina sebagai tanggapan. Walikota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan serangan drone Ukraina adalah yang terbesar yang pernah menargetkan kotanya, menurut Reuters.Di Jeddah, Arab Saudi, para pejabat AS dan Ukraina tidak segera memberikan komentar mengenai serangan drone tersebut.Para pejabat Ukraina mengatakan kepada Associated Press pada hari Selasa bahwa negara mereka siap untuk menandatangani kesepakatan mineral yang dicari oleh Presiden dan akan mengusulkan gencatan senjata yang mencakup Laut Hitam. Delegasi Ukraina di Arab Saudi diperkirakan akan mencakup Andriy Yermak, kepala kantor kepresidenan, Andrii Sybiha, menteri luar negeri, Pavlo Palisa, kolonel angkatan bersenjata Ukraina dan penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, serta Menteri Pertahanan Rustem Umerov, yang tidak hanya terlibat dalam pembicaraan awal dengan Rusia setelah invasi Februari 2022, tetapi juga selamat dari serangan racun setelah pertemuan perdamaian pada bulan Maret tahun itu.Rubio mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa "Poin penting dalam pertemuan ini adalah untuk menetapkan dengan jelas niat mereka, keinginan mereka, seperti yang telah mereka katakan di depan umum sekarang, berkali-kali, untuk mencapai titik di mana perdamaian mungkin terjadi," menambahkan bahwa dia perlu diyakinkan bahwa Kyiv siap untuk membuat beberapa keputusan sulit, seperti menyerahkan wilayah yang direbut oleh Rusia, untuk mengakhiri perang tiga tahun."Saya tidak akan menghakimi besok tentang apakah kita memiliki kesepakatan mineral atau tidak," Rubio juga mengatakan di atas pesawat menuju Arab Saudi. "Ini topik penting, tetapi bukan topik utama dalam agenda.’ Caitlin McFall berkontribusi pada laporan ini.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Partai oposisi Greenland mendorong hubungan yang lebih erat dengan AS, kemerdekaan dari Denmark saat Trump memainkan peran besar dalam pemilu Berita

Partai oposisi Greenland mendorong hubungan yang lebih erat dengan AS, kemerdekaan dari Denmark saat Trump memainkan peran besar dalam pemilu

(SeaPRwire) - Warga Greenland akan pergi ke tempat pemungutan suara untuk memilih dalam pemilihan parlemen negara mereka pada hari Selasa, yang kemungkinan akan menjadi pemungutan suara bersejarah bukan karena perubahan seismik di dalam negara itu tetapi karena yang akan dikirimkannya.Kemerdekaan dari Denmark tidak ada dalam surat suara itu sendiri, tetapi siapa yang terpilih menjadi parlemen Greenland akan menandakan bagaimana negara itu dapat bergerak maju tidak hanya dalam memisahkan diri dari Kopenhagen, tetapi dalam menangani apa yang oleh beberapa kritikus dianggap sebagai ancaman yang dikeluarkan oleh .Pemilihan parlemen di pulau terbesar di dunia, sebuah negara dengan kurang dari 60.000 orang, sebelumnya mendapat liputan yang minim karena dampaknya yang relatif rendah pada urusan dunia.Tetapi semua itu berubah pada bulan Januari ketika, menjelang pelantikannya, Trump menolak untuk mengesampingkan kemungkinan "mengakuisisi" Greenland melalui cara ekonomi atau militer dan sejak itu mengulangi minatnya pada pulau yang penting secara strategis tersebut.Sementara mayoritas warga Greenland mendukung kemerdekaan dari Denmark, mereka juga selaras dalam untuk negara kepulauan tersebut.Tidak ada satu pun anggota parlemen di Greenland yang mencalonkan diri dalam pemilihan siklus ini untuk menjadi bagian dari AS, tetapi partai oposisi terkemuka yang dikenal sebagai Naleraq, yang saat ini hanya memegang lima dari 31 kursi di parlemen Greenland, mungkin memiliki solusi untuk mencapai kemerdekaan sambil juga menarik minat Trump. Qupanuk Olsen, seorang berusia 39 tahun yang mencalonkan diri di bawah partai Naleraq yang telah mengumpulkan kehadiran media sosial yang besar dengan lebih dari satu juta pengikut yang tersebar di Instagram, TikTok, dan YouTube, membagikan sebuah video pada bulan Januari di mana dia menjawab pertanyaan mengenai pendapatnya tentang masalah tersebut.Tanpa secara langsung mencatat posisinya pada ambisi Trump, karena dia mengatakan dia ingin menjaga kehadiran media sosialnya "se-A-politik mungkin," dia menekankan dukungannya untuk memperluas kemitraan Greenland."Saya sangat percaya pada kemerdekaan Greenland," lanjutnya, "Untuk mencapai ini, kita harus memperluas kolaborasi kita dan menjalin hubungan bisnis dengan negara-negara di luar Denmark. "Kami warga Greenland, Kalaallit, pantas untuk merdeka," lanjutnya mengacu pada kelompok etnis Inuit Greenland. "Dan saya berharap kita akan memperkuat hubungan kita dengan sesama Inuit kita di Kanada dan Alaska secara signifikan lebih banyak dalam waktu dekat."Meskipun Greenland memenangkan pemerintahan sendiri pada tahun 1979, dengan Denmark terus mengawasi masalah yang berkaitan dengan pertahanan dan kebijakan luar negeri, partai Naleraq telah mendorong transisi cepat menuju kemerdekaan penuh.Partai oposisi terkemuka berpendapat bahwa ini dapat dicapai dengan meningkatkan peluang bisnis yang ada seperti industri perikanannya, serta dengan dengan negara-negara seperti AS, di mana ia akan mengizinkan Washington untuk terus mengoperasikan kepentingan militernya dari pulau itu sebagai imbalan atas jaminan keamanan tanpa menjadi wilayah AS. Meskipun masih belum jelas apakah kesepakatan semacam itu akan memenangkan hati Trump, yang dapat melihat negara Arktik itu sebagai peluang yang belum dimanfaatkan untuk mineral tanah jarang dan cadangan minyak dan gasnya – yang bahkan telah diblokir Greenland dari akses Uni Eropa. The White House tidak menanggapi pertanyaan Digital tentang apakah memperluas hubungan dengan Greenland akan menenangkan ambisi Trump, meskipun pada hari Minggu Trump menegaskan kembali posisinya di negara kepulauan itu."Seperti yang saya jelaskan selama Pidato Gabungan saya kepada Kongres, Amerika Serikat sangat mendukung hak rakyat Greenland untuk menentukan masa depan mereka sendiri," katanya di platform media sosialnya Truth Social. "Kami akan terus menjaga Anda tetap aman, seperti yang telah kami lakukan sejak Perang Dunia II." "Kami siap menginvestasikan miliaran dolar untuk menciptakan lapangan kerja baru dan membuat Anda kaya – Dan, jika Anda memilih demikian, kami menyambut Anda untuk menjadi bagian dari Bangsa Terhebat di mana pun di Dunia, Amerika Serikat," tambahnya. Trump mendapat teguran di beberapa pihak setelah pidatonya kepada Kongres, di mana nadanya tentang Greenland lebih lembut dari pernyataan sebelumnya, tetapi dia menyimpulkan dengan mengatakan, "Cepat atau lambat, kita akan mendapatkannya."Menurut a , sekitar 85% warga Greenland menentang dorongan Trump untuk menjadikan Greenland bagian dari AS, termasuk Perdana Menteri Mute Egede, yang tidak hanya menjadi pendukung besar kemerdekaan dari Denmark, tetapi juga sangat menentang minat Trump di Greenland.Partai Inuit Ataqatigiit Egede, yang saat ini memegang 11 kursi, diperkirakan akan mengambil menyusul pemilihan hari Selasa. Egede, yang berulang kali mengatakan kepada presiden AS bahwa Greenland "tidak untuk dijual," pada hari Senin mengatakan ketidakpastian Trump menabur kekacauan internasional.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. "Hal-hal yang terjadi di dunia saat ini sangat mengkhawatirkan saya," kata Egede kepada Danish Broadcasting Corporation (DR). "Ada tatanan dunia yang goyah di banyakFront, dan mungkin seorang presiden di Amerika Serikat yang sangat tidak dapat diprediksi dengan cara yang membuat orang merasa tidak aman."
More
Rubio mengatakan kesepakatan mineral ‘bukan topik utama dalam agenda’ dalam pertemuan Ukraina

“` Berita

Rubio mengatakan kesepakatan mineral ‘bukan topik utama dalam agenda’ dalam pertemuan Ukraina “`

(SeaPRwire) - Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa kesepakatan mineral, yang dicari oleh Presiden , "bukan topik utama dalam agenda" untuk pertemuan yang dijadwalkan dengan delegasi Ukraina di Arab Saudi pada hari Selasa."Saya tidak akan menghakimi besok tentang apakah kita memiliki ," katanya kepada wartawan di dalam pesawat menuju Arab Saudi. "Ini topik penting, tetapi bukan topik utama dalam agenda."Kesepakatan mineral ada di meja yang terus dikerjakan – itu bukan bagian dari percakapan ini, per se," katanya, mencatat bahwa pertemuan hari Selasa di Jeddah dapat dianggap berhasil bahkan tanpa mengamankan perjanjian semacam itu."Ini tentu saja kesepakatan yang ingin diselesaikan oleh presiden, tetapi tidak harus terjadi besok," tambah Rubio.The dijadwalkan untuk menyertakan Andriy Yermak, kepala kantor kepresidenan, Andrii Sybiha, menteri luar negeri, Pavlo Palisa, kolonel angkatan bersenjata Ukraina dan penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, serta Menteri Pertahanan Rustem Umerov, yang tidak hanya terlibat dalam pembicaraan awal dengan Rusia setelah invasi Februari 2022, tetapi juga selamat dari serangan racun setelah pertemuan perdamaian pada bulan Maret tahun itu.Rubio akan bertemu dengan delegasi di kota Jeddah sekitar tengah hari waktu setempat pada hari Selasa."Poin penting dalam pertemuan ini adalah untuk menetapkan dengan jelas niat mereka, keinginan mereka, seperti yang telah mereka katakan secara terbuka sekarang, berkali-kali, untuk mencapai titik di mana perdamaian mungkin terjadi," kata Rubio, menambahkan bahwa dia perlu diyakinkan bahwa Kyiv siap untuk membuat beberapa keputusan sulit, seperti yang direbut oleh Rusia, untuk mengakhiri perang tiga tahun."Kedua belah pihak perlu mencapai pemahaman," katanya. "Rusia tidak dapat menaklukkan seluruh Ukraina, dan jelas akan sangat sulit bagi Ukraina, dalam jangka waktu yang wajar, untuk memaksa Rusia kembali sepenuhnya ke posisi mereka pada tahun 2014. Jadi satu-satunya solusi untuk perang ini adalah diplomasi dan membawa mereka ke meja di mana itu mungkin. "Kemudian kita harus menentukan seberapa jauh mereka dari posisi Rusia, yang juga belum kita ketahui. Dan begitu Anda memahami di mana kedua belah pihak benar-benar berada, itu memberi Anda gambaran tentang seberapa besar jurang pemisah dan seberapa sulitnya itu," jelas Rubio. "Saya berharap itu akan menjadi interaksi positif sejalan dengan itu."Steve Witkoff, utusan khusus untuk Timur Tengah yang semakin terlibat dengan pembicaraan mengenai Ukraina dan Rusia, mengatakan kepada ’ Dana Perino di "America’s Newsroom" Senin pagi, bahwa pemerintahan Trump telah "melangkah jauh" untuk "mempersempit perbedaan" ketika berurusan dengan Moskow dan untuk membawanya ke meja perundingan – meskipun dia tidak merinci.Witkoff menyarankan hubungan dengan Ukraina mulai membaik sekali lagi setelah Zelenskyy mengirim surat kepada Trump di mana dia meminta maaf atas pertukaran di Oval Office yang menjadi buruk akhir bulan lalu setelah dia menolak menandatangani kesepakatan mineral dan membuat marah pemerintahan Trump – yang mengakibatkan serangkaian di TV langsung.Sementara kesepakatan mineral tidak mungkin dicapai minggu ini, menurut Rubio, dia mengatakan dia berharap bahwa dengan pertemuan yang sukses di Jeddah, dia dapat mengamankan dimulainya kembali bantuan ke Ukraina, meskipun dia tidak merinci apakah ini akan mencakup bantuan pertahanan yang dihentikan oleh pemerintahan Trump, meskipun Rusia terus melakukan pengeboman terhadap target Ukraina, atau yang juga dihentikan oleh AS setelah pertikaian di Oval Office."Penghentian bantuan secara luas adalah sesuatu yang saya harap dapat kami selesaikan," kata Rubio. "Saya pikir apa yang terjadi besok akan menjadi kunci untuk itu."Rubio juga mengatakan bahwa Rusia akan melihat konsekuensi sendiri jika tidak setuju untuk bernegosiasi untuk mengakhiri perang di Ukraina, termasuk sanksi tambahan."Harus jelas bagi semua orang bahwa Amerika Serikat memiliki alat yang tersedia untuk juga membebankan biaya pada pihak Rusia dalam persamaan ini," kata Rubio. "Tapi kami berharap itu tidak sampai ke sana."Apa yang kami harapkan adalah bahwa kedua belah pihak menyadari bahwa ini bukanlah konflik yang dapat diakhiri dengan cara militer," tambahnya.Pada hari Jumat, dalam sebuah posting di , Trump mengancam Rusia dengan "Sanksi Perbankan skala besar, Sanksi dan Tarif," sampai gencatan senjata dan penyelesaian damai tercapai.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More

Paus Fransiskus kini ‘tidak lagi dalam bahaya kematian’ karena kondisi kesehatannya terus membaik

(SeaPRwire) - dinyatakan "terbebas dari bahaya kematian" pada Senin malam, menandai peningkatan signifikan setelah beberapa minggu dirawat di rumah sakit yang melibatkan kepala Gereja Katolik Roma.Dalam sebuah pernyataan yang diperoleh oleh , Vatikan mengatakan bahwa "kondisi klinis terus stabil.""Perbaikan yang tercatat dalam beberapa hari sebelumnya semakin terkonsolidasi, sebagaimana dikonfirmasi oleh tes darah dan objektivitas klinis serta respons yang baik terhadap terapi obat," bunyi rilis tersebut.Vatikan juga mengatakan bahwa Paus Fransiskus, 88, "terbebas dari bahaya kematian akibat infeksi yang membuatnya dirawat di rumah sakit."Paus pertama kali dirawat di Rumah Sakit Gemelli pada 14 Februari setelah berjuang melawan bronkitis selama seminggu yang secara bertahap memburuk. Di sana, ia pertama kali didiagnosis dengan infeksi saluran pernapasan virus, bakteri, dan jamur yang kompleks.Dokter kemudian mendeteksi timbulnya pneumonia di kedua paru-paru Paus Fransiskus – ancaman kesehatan yang signifikan bagi seorang berusia delapan puluh tahun, yang memiliki penyakit paru-paru kronis dan sebagian paru-parunya diangkat ketika ia masih muda.Pada hari Senin, Paus Fransiskus akan terus pulih di Roma "untuk beberapa hari ke depan," kata para pejabat Tahta Suci, mengutip "kompleksitas gambaran klinis dan gambaran infeksius penting yang muncul saat dirawat di rumah sakit."Paus Fransiskus mulai mengonsumsi makanan padat pada hari Minggu setelah perbaikan bertahap selama beberapa hari. Pada hari Senin, ia "bergantian berdoa dengan beristirahat" dan beribadah sepanjang hari."Pagi ini Bapa Suci dapat mengikuti Latihan Spiritual sehubungan dengan Paul VI Room, kemudian menerima Ekaristi dan pergi ke Kapel apartemen pribadi untuk saat berdoa," kata Tahta Suci pada hari Senin. "Pada sore hari dia bergabung kembali dengan Latihan Spiritual Curia."Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More

Korea Utara menembakkan rudal saat AS, Korea Selatan memulai latihan militer gabungan pertama mereka di masa jabatan ke-2 Trump

(SeaPRwire) - Korea Utara menembakkan beberapa rudal balistik ke laut pada hari Senin, hanya beberapa jam setelah Korea Selatan dan Amerika Serikat memulai latihan militer gabungan besar pertama mereka di masa jabatan kedua Presiden Donald Trump.Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan penembakan rudal terdeteksi dari Provinsi Hwanghae barat daya Korea Utara. Senjata itu digambarkan sebagai jarak dekat, dan sebagai tanggapan, militer Korea Selatan mengatakan telah meningkatkan postur pengawasannya dan berkoordinasi erat dengan AS."Kami mengetahui peluncuran beberapa rudal balistik DPRK dan berkonsultasi erat dengan Republik Korea dan Jepang, serta sekutu dan mitra regional lainnya. Amerika Serikat mengutuk tindakan ini dan menyerukan DPRK untuk menahan diri dari tindakan melanggar hukum dan destabilisasi lebih lanjut," kata Komando Indo-Pasifik AS dalam sebuah pernyataan. "Meskipun kami menilai bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan ancaman langsung bagi personel AS, atau wilayah, atau sekutu kami, kami terus memantau situasi. Komitmen AS untuk pertahanan ROK dan Jepang tetap teguh."Peluncuran itu terjadi setelah pasukan AS dan Korea Selatan memulai latihan Freedom Shield tahunan mereka pada hari Senin. "Freedom Shield adalah latihan 11 hari yang dilakukan oleh Republik Korea dan Amerika Serikat yang terdiri dari pelatihan untuk mencerminkan Teater Operasi Korea – lingkungan operasi gabungan, bersama, multi-domain, dan antarlembaga," menurut Angkatan Darat AS."Acara pelatihan lapangan di seluruh FS25 mencakup operasi tempur perkotaan, operasi rumah sakit lapangan, perawatan dan evakuasi korban massal, latihan artileri lapangan, pelatihan serangan udara, penyeberangan celah basah, penyebaran dan validasi aset artileri pertahanan udara, dan latihan serangan gabungan dengan U.S. Marine Corps," tambah Angkatan Darat.Namun, Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyebut latihan itu sebagai "latihan perang yang agresif dan konfrontatif.""Terlepas dari peringatan berulang DPRK, AS dan Republik Korea bersikeras untuk menggelar latihan militer gabungan skala besar. Ini adalah tindakan provokatif berbahaya yang mendorong situasi akut di semenanjung Korea, di mana satu laporan tembakan yang tidak disengaja dapat memicu konflik fisik antara kedua belah pihak, melampaui batas ekstrem," bunyi pernyataan yang diterbitkan di media pemerintah Korea Utara. Pelatihan tahun ini dilakukan setelah jet tempur KF-16 Korea Selatan secara tidak sengaja menjatuhkan bom di wilayah sipil selama latihan tembakan langsung dengan AS pada hari Kamis, melukai banyak orang dan merusak beberapa bangunan, termasuk tiga rumah dan sebuah gereja Katolik.Media Korea Selatan melaporkan bahwa kecelakaan itu terjadi di Pocheon, sebuah kota dekat perbatasan yang dijaga ketat dengan Korea Utara. Sekitar 30 orang terluka, dua di antaranya serius.Penilaian awal dari angkatan udara Korea Selatan adalah bahwa salah satu pilot KF-16 memasukkan koordinat yang salah dan gagal memverifikasi target secara visual sebelum melanjutkan pengeboman. Pilot kedua memiliki koordinat yang benar tetapi hanya fokus untuk mempertahankan formasi penerbangan dan menjatuhkan bom atas instruksi pilot pertama tanpa menyadari targetnya salah, menurut isi briefing terbaru yang diberikan kepada The Associated Press.Jenderal Lee Youngsu, kepala staf angkatan udara Korea Selatan, membungkuk dan meminta maaf pada hari Senin atas luka-luka dan kerusakan properti yang disebabkan oleh pengeboman itu, yang menurutnya "seharusnya tidak pernah terjadi dan tidak boleh terjadi lagi."’ Bradford Betz dan Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Kapal tanker berbendera AS bertabrakan dengan kapal kontainer dekat Inggris Berita

Kapal tanker berbendera AS bertabrakan dengan kapal kontainer dekat Inggris

(SeaPRwire) - Sebuah kapal kargo menabrak sebuah tanker yang membawa bahan bakar jet di lepas pantai pada hari Senin, menyebabkan kedua kapal terbakar dan memicu operasi penyelamatan besar-besaran, kata layanan darurat.Setidaknya 32 orang dibawa ke darat, tetapi kondisi mereka belum jelas. Operator tanker mengatakan semua anggota krunya selamat.Tanker produk kimia dan minyak MV Stena Immaculate sedang berlabuh di dekat pelabuhan Grimsby Senin pagi setelah berlayar dari Yunani, menurut situs pelacakan kapal VesselFinder. Kapal kargo, kapal kontainer berbendera Portugal Solong, sedang berlayar dari Grangemouth di Skotlandia ke Rotterdam di Belanda.Crowley Ship Management yang berbasis di AS, yang mengoperasikan Stena Immaculate, mengatakan tanker tersebut "mengalami tangki kargo yang pecah berisi bahan bakar Jet-A1," ketika kapal kontainer menabraknya, memicu kebakaran dan "banyak ledakan di atas kapal," dengan bahan bakar yang dilepaskan ke laut.Dikatakan semua pelaut di tanker itu selamat dan diperhitungkan.Martyn Boyers, kepala eksekutif Pelabuhan Grimsby East, mengatakan 13 korban dibawa dengan kapal berkecepatan tinggi Windcat 33, diikuti oleh 19 lainnya dengan perahu pilot pelabuhan.Badan Maritim dan Penjaga Pantai Inggris mengatakan beberapa sekoci dan helikopter penyelamat penjaga pantai dikirim ke lokasi kejadian di bersama dengan pesawat penjaga pantai.Lokasi tabrakan berada di lepas pantai Hull, sekitar 155 mil utara London.Penjaga pantai mengatakan alarm dibunyikan pada pukul 9:48 pagi (0948 GMT). Humber Coast Guard membuat siaran radio yang meminta kapal dengan peralatan pemadam kebakaran dan mereka yang dapat membantu pencarian dan penyelamatan untuk menuju ke lokasi kejadian.Badan sekoci RNLI mengatakan "ada laporan bahwa sejumlah orang telah meninggalkan kapal setelah tabrakan dan ada kebakaran di kedua kapal." Dikatakan tiga sekoci sedang bekerja dalam pencarian dan penyelamatan di lokasi kejadian bersama dengan penjaga pantai.Rekaman video yang ditayangkan oleh dan tampaknya difilmkan dari kapal terdekat menunjukkan asap hitam tebal mengepul dari kedua kapal.Boyers, kepala pelabuhan, mengatakan dia diberitahu ada "bola api besar.""Itu terlalu jauh bagi kami untuk melihat - sekitar 10 mil - tetapi kami telah melihat kapal-kapal membawa mereka masuk," katanya. "Mereka pasti telah mengirim mayday keluar. Untungnya ada kapal transfer kru di luar sana. Sejak itu, ada sejumlah ambulans untuk menjemput siapa pun yang mereka temukan."Menteri Transportasi Inggris Heidi Alexander mengatakan dia terus mendapat informasi terbaru tentang situasi yang berkembang."Saya ingin berterima kasih kepada semua yang terlibat atas upaya berkelanjutan mereka dalam menanggapi insiden tersebut," katanya.Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More

Menteri Pertahanan Lituania: Satu-satunya cara bernegosiasi dengan Rusia adalah dengan ‘pistol di atas meja’ “`

(SeaPRwire) - EKSKLUSIF: Tumbuh besar di bawah pemerintahan Soviet, Menteri Pertahanan Lithuania, Dovilė Šakalienė, tidak diizinkan merayakan Natal. Ibunya lahir di kamp penjara Siberia.Kejahatannya?Adik laki-lakinya yang remaja tertangkap membagikan selebaran yang bertuliskan, "Lithuania merdeka." Setelah 50 tahun pendudukan Soviet selama Perang Dingin, banyak warga Lithuania saat ini waspada terhadap negosiasi apa pun dengan Rusia dan mengawasi langkah Kremlin selanjutnya dengan cermat."Menurut pendapat saya, satu-satunya diplomasi yang efisien dengan Rusia adalah apa yang dikatakan Al Capone, satu-satunya negosiasi yang baik adalah ketika Anda memiliki pistol di atas meja. Jadi mungkin jenis diplomasi itulah yang akan berhasil dengan Rusia," Šakalienė memperingatkan selama wawancara di Kedutaan Besar Lithuania di Washington pada hari Jumat.Ketika ditanya apakah Putin dapat dipercaya, menteri pertahanan berusia 46 tahun itu, yang pernah tinggal di Albuquerque, New Mexico, sebagai siswa pertukaran, menjawab, "Apakah Anda bercanda? Setelah apa yang dilakukan pada keluarga saya dan oleh Rusia selama beberapa generasi, saya rasa Anda tidak akan menemukan orang Lithuania yang dapat mempercayai Vladimir Putin."Invasi skala penuh Rusia ke Ukraina kini telah berlangsung lebih dari tiga tahun. Sejak kembali menjabat, Rusia telah melakukan pembicaraan langsung dengan Rusia untuk mengakhiri perang."Secara historis, Rusia tidak pernah menepati perjanjian," kata Šakalienė. "Satu-satunya harapan kami adalah pendekatan yang keras dan tegas oleh Presiden Donald Trump mungkin menjadi satu-satunya pengaman yang menjaga Putin tetap terkendali. Jadi mari kita berharap itu terjadi."Terletak di Eropa dengan populasi 2,8 juta jiwa di daerah yang kira-kira seukuran West Virginia, Lithuania tidak dapat mengabaikan Rusia. Ia berbagi perbatasan sepanjang 184 mil dengan Rusia (Kaliningrad) serta perbatasan sepanjang 420 mil dengan Belarus, yang menurutnya "sekarang hanyalah platform untuk tentara Rusia."Dia berkata, "Mereka mencoba menakut-nakuti kami. Mereka mencoba membuat kami merasa tidak aman," tentang pasukan Rusia di dekatnya.Lithuania meningkatkan belanja pertahanan sebagai akibat dari Rusia yang meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina dan berencana untuk melampaui tuntutan Trump agar sekutu NATO membelanjakan 5% dari PDB untuk pertahanan. Šakalienė mengatakan negaranya berharap untuk mencapai 6% pada tahun depan. AS saat ini membelanjakan 3,4%.Bulan lalu, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, juga mendesak Eropa untuk meningkatkan belanja pertahanan. "Amerika Serikat tidak akan lagi mentolerir hubungan yang tidak seimbang yang mendorong ketergantungan," dia memperingatkan di markas NATO di Brussels pada perjalanan luar negerinya yang pertama.Sebagai menteri pertahanan NATO, Šakalienė hadir di Brussels. Dia memuji pernyataan Hegseth, menyebutnya sebagai "seember air dingin.""Saya melihat wajah rekan-rekan saya. Banyak keterkejutan, banyak stres," katanya. "Tidak seorang pun di ruangan itu menyebutkan 2% [dari PDB] yang sangat berlebihan, tidak relevan, tidak memadai. Itu sudah hilang. Itu berita lama."Ketika ditanya mengapa Eropa Barat tertinggal dalam belanja pertahanan bertahun-tahun setelah Rusia merebut 20% Ukraina, Šakalienė menjawab, "Saya pikir sebagian besar dunia demokratis terjebak dalam ilusi dunia idealis ini, yang tidak pernah ada."Dia mengatakan sebagian dari ilusi itu adalah percaya bahwa perang sudah berakhir. Rusia tidak pernah berpikir seperti ini, jelasnya."Bagian non-demokratis dunia tidak berubah. Mereka sebenarnya bermain dengan aturan mereka sendiri. Jadi jika mereka tidak bermain dengan aturan kita, kebutaan kita lah yang menempatkan kita dalam posisi berbahaya ini."Šakalienė adalah satu-satunya menteri pertahanan NATO yang dikenai sanksi oleh China. Ketika ditanya tentang motif Beijing dalam mendukung Rusia, jawabannya mungkin mengejutkan beberapa orang."Rusia mampu meningkatkan produksi militernya dengan sangat efisien karena China memasoknya," katanya. "Sangat berguna bagi Rusia untuk memiliki perang yang melelahkan ini, dan juga berguna bagi China, meskipun memasok Rusia, untuk melihat Rusia juga kehilangan banyak tentaranya – banyak senjata dan peralatannya – karena Rusia yang lebih lemah lebih nyaman bagi China."Meskipun mengalami kerugian besar di medan perang di Ukraina selama tiga tahun terakhir, Rusia memiliki pasukan sebanyak 1,5 juta tentara, menurut Šakalienė, yang memperingatkan Putin memiliki "lebih banyak rencana ekspansi kekaisaran di tangannya."Ketika Eropa duduk di Kedutaan Besar Lithuania pada hari Jumat, Trump berusaha untuk mengamankan perjanjian hak mineral dengan Ukraina dan akhirnya berharap untuk mencari perjanjian gencatan senjata dengan Rusia."Jika Rusia melanggar gencatan senjata, tanggapannya harus segera dan dengan kekerasan," desak Šakalienė.Ketika ditanya reaksinya terhadap laporan bahwa Trump sedang mempertimbangkan untuk tidak membela sekutu NATO yang tidak membelanjakan cukup uang untuk pertahanan, Šakalienė memuji retorika keras dari Trump, menyebutnya "menyakitkan" tetapi dibenarkan. "Setiap orang perlu berkontribusi, berbagi beban adalah aturan utama jika Anda benar-benar ingin memiliki aliansi yang kuat."Dia menunjuk Negara-negara Baltik dan Polandia sebagai anggota NATO terkemuka dalam belanja pertahanan sebagai persentase dari PDB.Tahun lalu, Uni Eropa, yang Lithuania menjadi anggotanya, membelanjakan lebih banyak untuk minyak dan gas Rusia daripada bantuan ke Ukraina. Šakalienė mengatakan negaranya adalah "yang pertama memotong" minyak dan gas Rusia. "Kami bahkan mendukung tetangga kami, Latvia dan Polandia dengan pasokan energi. Jadi bagi kami, menjadi mandiri dari energi Rusia adalah masalah hidup dan mati."Terminal LNG pertama Lithuania tepatnya dinamai "Independence," menurut Frank Fannon, yang menjabat di masa jabatan pertama Trump sebagai asisten sekretaris negara untuk sumber daya energi.Ketika Eropa duduk di kedutaan, Lithuania baru saja mengumumkan akan menarik diri dari konvensi tentang amunisi tandan, perjanjian internasional oleh lebih dari 100 negara yang melarang bom tandan. Šakalienė menjelaskan mengapa Lithuania menarik diri."Kami ingin siap menggunakan apa saja dan segala sesuatu yang diperlukan untuk melindungi perbatasan kami. Kami tidak ingin Rusia datang ke rumah kami lagi. Kami ingin mengirim pesan strategis, pesan yang sangat jelas, bahwa kami akan melakukan apa saja untuk melindungi diri kami sendiri."Lithuania, bersama dengan negara-negara Eropa lainnya, juga ingin menarik diri dari perjanjian lain yang segera dikenal sebagai Konvensi Ottawa, yang melarang ranjau darat anti-personel."Ini adalah senjata yang mengerikan, seperti halnya amunisi tandan, tetapi Rusia menggunakan senjata itu, termasuk senjata terlarang. Jadi kami ingin mengirim pesan kembali," katanya.Selain Rusia, China dan Amerika Serikat juga bukan pihak dalam perjanjian tersebut. Pada tahun 2014, Amerika Serikat mengumumkan akan mematuhi Konvensi Ottawa, kecuali ranjau darat yang sudah dikerahkan di Semenanjung Korea.Šakalienė, seorang Kristen yang sangat taat, mengatakan Rusia tidak hanya menyerang Ukraina, tetapi juga keyakinan Kristen."Rusia Soviet lah yang mencoba memusnahkan gereja di Ukraina, di Lithuania, di Polandia. Mereka sekarang agak menghidupkan kembali agama Kristen mereka dan menggunakannya untuk infiltrasi KGB, untuk infiltrasi FSB," katanya. "Ini adalah pengkhianatan."Dia melanjutkan, "Ketika kita melihat bagaimana gereja-gereja di Ukraina dibom, dirampok... para imam di Ukraina dibunuh dan warisan mereka yang indah dihancurkan."Menteri pertahanan Lithuania mengakhiri wawancara dengan peringatan terakhir."Kita cenderung mencoba mengecilkan musuh-musuh kita. Ini adalah kesalahan. Anda harus melihat mereka apa adanya."Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More
Studi Baru Membantah Tuduhan ICC Terhadap Israel Atas Klaim Kelaparan di Gaza Berita

Studi Baru Membantah Tuduhan ICC Terhadap Israel Atas Klaim Kelaparan di Gaza

(SeaPRwire) - Sebuah studi yang baru dirilis menantang klaim kelaparan International Criminal Court terhadap Israel dan mengungkap peran organisasi teroris Hamas dalam mengendalikan distribusi bantuan.Baru minggu lalu, sebagai akibat dari penolakan teroris Hamas untuk memperpanjang kesepakatan gencatan senjata dan mulai membebaskan 59 sandera yang masih ditahan di Gaza, pemerintah Israel memutuskan untuk menghentikan semua barang dan pasokan yang masuk ke Gaza.Namun terlepas dari kritikan pedas dari kepala bantuan PBB Tom Fletcher, yang menyebut keputusan itu "mengkhawatirkan," pemerintahan Trump telah memberikan restunya terhadap langkah tersebut.Pensiunan Letnan Kolonel Jonathan Conricus, mantan juru bicara internasional IDF dan sekarang menjadi peneliti senior di Foundation for Defense of Democracies, menolak klaim kelaparan, mengatakan kepada Digital bahwa Hamas menimbun persediaan sementara Israel memastikan bantuan masuk. "Lebih dari 25.200 truk tiba selama gencatan senjata – cukup untuk empat bulan. Jika ada kelaparan, itu karena korupsi Hamas, bukan karena kekurangan makanan," katanya.Studi yang diterbitkan oleh para ahli kesehatan masyarakat Israel, berdasarkan data dari Israel’s Coordinator of Government Activities in the Territories (COGAT), menantang klaim ini, menunjukkan tidak ada bukti kelaparan atau perampasan yang disengaja.Studi tersebut, yang diberi nama "Food supplied to Gaza during seven months of the Hamas-Israel war," dipimpin oleh para ahli gizi dan kesehatan masyarakat Aron Troen dan Ronit Endevelt, bersama dengan para peneliti dari berbagai universitas Israel dan Kementerian Kesehatan. Studi tersebut menganalisis pengiriman makanan ke Gaza dari Januari hingga Juli 2024.Menggunakan database komposisi makanan internasional dan standar kemanusiaan Sphere, mereka melacak asupan kalori, nilai gizi, dan upaya bantuan kemanusiaan, memberikan analisis objektif berbasis data tentang pasokan makanan yang dikirim ke Gaza selama tujuh bulan pertama perang.Penelitian ini menilai makanan yang diproses melalui COGAT. Setiap item dikategorikan berdasarkan kandungan energi, protein, lemak, dan komposisi mikronutriennya. Total pasokan nutrisi per kapita kemudian diukur terhadap tolok ukur internasional untuk memastikan keakuratannya."Kami tidak memasuki politik," kata profesor Ronit Endevelt. "Kami hanya ingin tahu apakah, dari perspektif nutrisi, makanannya cukup. Kami memeriksa ulang data kami beberapa kali untuk menghindari pelebih-lebihan."Antara Januari dan April 2024, 14.916 truk yang membawa 227.854 ton makanan memasuki Gaza, rata-rata 124 truk makanan per hari. Studi tersebut menemukan bahwa pasokan kalori per kapita harian rata-rata 3.374 kkal, dengan 101 gram protein dan 80,6 gram lemak – memenuhi atau melampaui standar bantuan makanan kemanusiaan internasional."Pada Maret 2024, Integrated Food Security Phase Classification (IPC) memperingatkan akan adanya kelaparan yang akan segera terjadi di Gaza. Dalam beberapa hari, bahasa teknis yang hati-hati memberi jalan kepada berita utama media dan pernyataan politik yang mengklaim kelaparan massal sudah berlangsung," kata profesor Troen kepada Digital."Salah satu kebohongan yang paling terus-menerus adalah klaim bahwa sebelum perang, 500 atau lebih truk kemanusiaan memasuki Gaza setiap hari, dan bahwa jumlah ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan penduduk. Pada kenyataannya, jumlah truk makanan sekitar atau kurang dari 100 per hari sebelum perang, dan sejak itu meningkat secara substansial," lanjutnya. "Studi kami bertujuan untuk mengatasi kesenjangan itu dengan menganalisis pengiriman makanan yang diverifikasi. Angka-angka menunjukkan bahwa meskipun ada variasi, tidak satu pun titik di mana pasokan makanan turun ke tingkat kelaparan."Ketika ditanya secara khusus tentang kesaksian yang diperoleh oleh Digital dari warga Gaza yang melaporkan kesulitan mencari makanan pada hari-hari tertentu, Endevelt mengakui bahwa studi tersebut tidak melacak distribusi akhir di Gaza. "Kami tidak bisa mengatakan tidak ada kelaparan, tetapi kami dapat memastikan makanan yang cukup masuk," katanya. "Sebagian besar waktu, di sebagian besar bulan, ada cukup makanan yang tersedia."Temuan utama dari penelitian ini adalah perbedaan antara pasokan makanan dan distribusi. "Hamas secara sistematis mempersenjatai distribusi makanan, menggunakannya sebagai alat kendali," kata Endevelt. "Bantuan seringkali tidak sampai kepada mereka yang membutuhkan karena Hamas menyita persediaan, menjualnya di pasar gelap, atau memprioritaskan para pejuangnya sendiri. Laporan tentang kelaparan bukan karena kurangnya bantuan tetapi strategi Hamas yang disengaja untuk membatasi akses untuk mempertahankan kekuasaan dan keuntungan."Terlepas dari temuan ini, investigasi ICC dan kritik global terus berlanjut. "Laporan IPC, yang secara luas dikutip sebagai bukti terhadap Israel, gagal menyebutkan peran Hamas dalam memanipulasi bantuan," kata Troen.Ketika ditanya oleh Digital apakah temuan baru tersebut akan dipertimbangkan dalam investigasinya, Kantor Kejaksaan ICC menjawab: "Kantor Kejaksaan ICC memiliki investigasi yang saat ini dan sedang berlangsung terkait dengan Situasi di Negara Palestina. Investigasi Kantor dibangun dari berbagai sumber. Mereka dapat mencakup komunikasi Pasal 15, informasi dari negara, mitra internasional, dan masyarakat sipil, sumber informasi yang tersedia untuk umum, dan pengumpulan bukti langsung oleh Kantor, termasuk wawancara dengan saksi."Kantor tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut sehubungan dengan rincian kegiatan investigasinya sebagai tanggapan atas permintaan Anda pada tahap ini. Kerahasiaan adalah bagian penting dari pekerjaan kami dan penting untuk melindungi integritas investigasi dan untuk memastikan keselamatan dan keamanan korban, saksi, dan semua orang yang berinteraksi dengan Kantor."Juru bicara PBB mengarahkan Digital ke Integrated Food Security Phase Classification (IPC), yang meminta lebih banyak waktu untuk menanggapi. Namun, bahkan setelah perpanjangan diberikan, tidak ada tanggapan yang diberikan.Menerbitkan penelitian ini menimbulkan tantangan. "Mengingat iklim politik di beberapa bagian komunitas ilmiah, kami memilih untuk mengajukan ke Israeli Journal of Health Policy Research, sebuah jurnal yang ditinjau sejawat di bawah Springer Nature," kata Troen. "Kami ingin data tersedia dengan cepat untuk meningkatkan upaya kemanusiaan. Namun, iklim politik membuat proses peninjauan menjadi sangat intens.""Ini adalah salah satu studi yang paling ketat ditinjau yang pernah saya kerjakan," tambah Endevelt. "Kami memiliki lima peninjau, jauh lebih banyak dari biasanya, dan revisi bolak-balik selama berbulan-bulan untuk memastikan keakuratan mutlak."Tim peneliti, termasuk para ahli dari Hebrew University, Ben-Gurion University, Tel Aviv University dan Haifa University, melakukan penelitian dengan komitmen pada ketelitian ilmiah. Makalah tersebut, yang sekarang banyak dikutip, menggarisbawahi pentingnya data transparan dalam mengevaluasi krisis kemanusiaan."Satu hal yang jelas: mengingat jumlah makanan yang masuk ke Gaza dan laporan kelaparan yang berkelanjutan, distribusi harus ditingkatkan," pungkas Troen. "Kerja sama yang efektif antara badan-badan PBB, COGAT, dan masyarakat sipil Palestina, tanpa campur tangan Hamas, sangat penting untuk memastikan bantuan sampai kepada mereka yang paling membutuhkannya."Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut. Sektor: Top Story, Daily News SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
More