Ringkasan
- Citigroup membeli 723.016 saham dari Strategy dengan nilai sekitar $41,2 juta.
- Investasi ini memberikan Citigroup paparan tidak langsung terhadap Bitcoin yang dimiliki oleh Strategy, yaitu sebanyak 818.334 BTC.
- Strategy menilai cadangan Bitcoin-nya sekitar $61,81 miliar berdasarkan harga pasar terbaru.
- Strategy melaporkan kerugian belum terealisasi sebesar $14,5 miliar pada kuartal pertama tahun 2026 akibat penurunan harga Bitcoin.
- Citigroup memilih untuk mendapatkan paparan melalui ekuitas perusahaan, bukan ETF Bitcoin spot.
(SeaPRwire) – Citigroup meningkatkan paparan terhadap Bitcoin dengan menginvestasikan $41,2 juta ke dalam saham Strategy. Bank ini kini memegang 723.016 saham dari perusahaan yang dulu dikenal sebagai Strategy. Pembelian ini menghubungkan Citigroup dengan perusahaan yang memegang 818.334 BTC dengan nilai sekitar $61,81 miliar.
Citigroup Memperluas Kepemilikan di Strategy
Citigroup mengungkapkan bahwa bank tersebut telah membeli 723.016 saham dari Strategy, dengan nilai sekitar $41,2 juta. Posisi ini memberikan bank tersebut paparan tidak langsung terhadap 818.334 BTC yang dimiliki di neraca Strategy. Strategy telah menilai stok Bitcoin tersebut sekitar $61,81 miliar berdasarkan harga pasar terbaru.
Strategy mengubah namanya dari Strategy dan tetap menjalankan bisnis perangkat lunaknya. Namun, perusahaan ini telah fokus secara intensif dalam membangun kasudinya terkait Bitcoin sejak tahun 2020. Ketua Eksekutif Michael Saylor telah memimpin strategi akumulasi dan telah menggambarkan Bitcoin sebagai aset cadangan utama.
Strategy melaporkan kerugian belum terealisasi sebesar $14,5 miliar pada kuartal pertama tahun 2026. Kerugian ini mengikuti penurunan harga Bitcoin selama periode pelaporan. Perusahaan mencatat kerugian tersebut sesuai dengan standar akuntansi terbaru untuk aset digital.
Meskipun ada kerugian kuartalan, Strategy tetap memegang Bitcoin tanpa mengumumkan penjualan. Perusahaan membiayai pembelian sebelumnya melalui penawaran saham dan penerbitan utang. Akibatnya, neraca perusahaannya mencerminkan aset digital dan liabilitas korporasi.
Investasi Citigroup berbeda dari alokasi langsung ke ETF Bitcoin spot. Sebaliknya, bank ini memegang ekuitas dalam perusahaan yang memiliki paparan berlebih terhadap Bitcoin. Strategy menghasilkan pendapatan dari perangkat lunak, namun harga sahamnya sering mengikuti pergerakan Bitcoin.
Wall Street Meningkatkan Paparan Crypto
Goldman Sachs dan Morgan Stanley juga telah meningkatkan aktivitas mereka di pasar kripto. Kedua firma ini telah mengejar paparan melalui ETF, produk terstruktur, dan layanan langsung. Perkiraan menunjukkan bahwa alokasi penasihat dapat mendorong hingga $160 miliar masuk ke ETF terkait Bitcoin.
Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) memperkenalkan “Project Crypto”-nya untuk menjelaskan aturan aset digital. Kerangka kerja ini menguraikan ekspektasi kepatuhan bagi peserta institusional. Akibatnya, bank-bank telah memperluas akses ke produk terkait kripto di bawah pedoman yang ditentukan.
Citigroup memilih jalur ekuitas perusahaan daripada membeli ETF Bitcoin spot. Keputusan tersebut menempatkan bank ini bersama institusi lain yang menggunakan struktur alternatif untuk paparan. Namun, kinerja saham Strategy mencerminkan volatilitas Bitcoin dan hasil keuangan perusahaan.
Pengatur di Uni Eropa dan Jepang telakan tindakan terhadap beberapa penyedia kripto. Langkah-langkah tersebut telah memengaruhi ketersediaan layanan di wilayah tertentu. Sementara itu, institusi AS terus mengevaluasi paparan di bawah kerangka regulasi yang ada.
Citigroup belum merilis pernyataan publik yang menjelaskan dasar investasi terhadap Strategy. Dokumen publik mengonfirmasi ukuran dan nilai posisi saham. Pengungkapan ini menempatkan Citigroup di antara institusi keuangan besar dengan paparan tidak langsung terhadap Bitcoin sejak tahun 2026.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
