
(SeaPRwire) – Terkadang, kisah-kisah viral juga berfungsi sebagai pintu gerbang ke dalam subkultur yang belum pernah Anda dengar sebelumnya, tetapi ingin segera Anda ketahui segalanya. Ingat serangan gas klorin di Midwest FurFest pada tahun 2014? Atau kengerian liminal dari kolam bola DashCon? Atau saat sebuah animatronik senilai sekitar $400.000 di pasar gelap Disney hilang, yang memicu penyelidikan kriminal dan puluhan video YouTube yang terobsesi dengan keberadaan karakter tersebut?
Jika tanggapan pertama Anda terhadap informasi tersebut adalah, “tunggu, apakah Anda baru saja mengatakan pasar gelap Disney?,” maka Stolen Kingdom harus masuk dalam daftar tontonan akhir pekan Anda. Diproduksi bersama oleh saluran YouTube populer Bright Sun Films, dokumenter ini digarap oleh sutradara pemula Joshua Bailey, who menghabiskan waktu bertahun-tahun membangun koneksi di dalam komunitas kolektor Disney dan penjelajah kota (urban explorer) sebelum mulai menggarap Stolen Kingdom pada tahun 2021.

Film ini merupakan perpaduan antara dokumenter kriminal nyata (true-crime) dan penelusuran mendalam tentang subkultur, menggunakan kisah Buzzy, sebuah animatronik kesayangan dari atraksi Cranium Command di EPCOT yang kini telah ditutup di Disney World, sebagai titik awal untuk eksplorasi yang lebih luas tentang dunia penjelajah kota (urban explorer) yang biasanya tertutup — pada dasarnya, orang-orang yang suka menyusup ke bangunan terbengkalai dan mendokumentasikan apa yang mereka temukan di sana — dan penggemar dewasa Disney. Ada lebih banyak tumpang tindih di sana daripada yang Anda duga, yang membawa Bailey (dan akhirnya kita, para penonton) ke dalam dunia kejahatan aneh yang terkait dengan Disney.
Semuanya bermula pada tahun 2018, ketika headphone, topi, dan jaket Buzzy hilang, disusul tak lama kemudian oleh Buzzy sendiri. Animatronik itu sendiri memiliki berat sekitar 300 pon (sekitar 136 kg), membuatnya jauh lebih sulit dicuri daripada, katakanlah, sebuah poster atau sepotong pakaian. Namun, meskipun aksesori Buzzy akhirnya berhasil ditemukan kembali — aksesori tersebut telah dibeli seharga $8.000 oleh pemain NBA Robin Lopez, yang sama sekali tidak tahu bahwa barang-barang tersebut adalah hasil curian — animatronik itu sendiri belum pernah ditemukan, dan diduga telah dijual kepada kolektor pribadi yang tidak akan pernah bisa mengakui kepemilikannya secara publik.

Ini adalah kisah yang aneh, kisah yang hanya bisa lahir dari salah satu komunitas penggemar yang sangat spesifik yang berkembang pesat di internet. Namun, apa yang benar-benar menarik dari Stolen Kingdom adalah kepribadian orang-orang yang terlibat: Dengan reputasinya yang ramah keluarga, fandom Disney adalah tempat yang aneh bagi para kriminal untuk berkumpul. Dan sebagian besar narasumber yang diwawancarai Bailey sama sekali tidak memberikan kesan seperti itu. Mereka tampak seperti orang-orang yang antusias dan obsesif — singkatnya, para kutu buku — yang hasratnya untuk menjelajahi atraksi terbengkalai berasal dari kecintaan mendalam mereka pada taman hiburan itu sendiri. Dan kemudian ada Patrick Spikes, alias BackDoorDisney.
Partisipasi Spikes adalah hal yang membuat Stolen Kingdom menjadi tontonan yang benar-benar luar biasa: Bahkan setelah menerima kesepakatan pembelaan (plea deal) atas tuduhan pencurian dan pencurian besar-besaran, Spikes — mantan karyawan taman hiburan yang pada dasarnya adalah pasar gelap Disney itu sendiri hingga penangkapannya pada tahun 2019 — sama sekali tidak menyesal, dan berbicara tentang mencuri barang-barang koleksi (efemera) dari taman hiburan tersebut dan menjualnya secara daring dengan keterusterangan yang mengejutkan. (Dia bahkan dengan malu-malu memberi tahu Bailey bahwa dia tahu di mana Buzzy berada, meskipun dia menolak memberikan rinciannya.) Dia tampak sangat ingin dipandang sebagai orang yang tangguh, sementara di sisi lain juga memiliki kepolosan dan rasa kagum yang menjadi ciri khas seorang penggemar dewasa Disney sejati. Dia sangat menarik.
Sesuai dengan subjeknya yang unik, Stolen Kingdom mengambil pendekatan yang tidak biasa untuk perilisannya: Selain tur roadshow nasional yang dimulai di Los Angeles pada tanggal 21 Mei sebelum akhirnya kembali lagi ke Florida pada pertengahan Juni.
Stolen Kingdom tersedia untuk disewa secara digital melalui fitur Video Store baru dari Letterboxd.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.
