Kabar Baik Bertubi-tubi ke Boeing: Apakah Ini Benar Waktu Beli Saham?

(SeaPRwire) –   By: Robert Sterling

Boeing tidak pernah selesai dengan masalah kualitasnya. Banyak investor langsung terburu-buru melihat kabar baru. Semua sentimen positif yang beredar tidak hilangkan akar masalah. Saya bertemu beberapa kolega industri minggu lalu. Semua masih ragu dengan langkah perbaikan Boeing yang lambat.

Fakta resmi yang diumumkan adalah FAA sudah setujui lini perakitan baru 737 MAX di Everett. Produksi akan dimulai pada 6 Juli. Targetnya capai 52 jet per bulan pada awal 2027. Hasil kuartal pertama Boeing juga lebih baik dari perkiraan analis. Rugi hanya $0,20 per saham, dibanding perkiraan rugi $0,68. Pendapatan naik 14% tahun ke tahun menjadi $22,22 miliar. Subteks industri: kenaikan produksi dilakukan secara bertahap. CEO Kelly Ortberg tekan kontrol kualitas sebagai prioritas utama. Itu artinya Boeing masih takut ulangi kesalahan masa lalu. Mereka tidak berani gegabah meningkatkan produksi terlalu cepat.

Fakta resmi lain: pejabat Departemen Keuangan AS sebut China bisa beli tambah 500 hingga 550 pesawat Boeing. Kemungkinan kesepakatan terjadi sekitar kunjungan September. Singapore Airlines sedang menjajaki order minimal 50 pesawat badan lebar, termasuk 777X. Konsensus Wall Street beri rating Moderate Buy, target harga rata-rata $259,80. Harga saham pada penutupan Jumat adalah $215,72. Target harga analis berkisar dari $250 sampai $295. ING Groep NV meningkatkan posisi lebih dari 2000% di kuartal keempat. Vanguard dan Geode Capital juga menambah kepemilikan periode yang sama. Investor institusi sekarang memegang 64,82% total saham Boeing. Rentang perdagangan saham satu tahun adalah $176,77 sampai $254,35. Rata-rata bergerak 50 hari berada di $220,80. Masih banyak hambatan yang tidak diumumkan secara besar-besaran. Investigasi Jerman atas keruntuhan roda hidung 787 masih berjalan. Program 777X tertunda sekitar tujuh tahun dari jadwal awal. Starliner buatan Boeing juga sedang ditinjau NASA setelah misi bermasalah. Beberapa maskapai sudah beralih ke Airbus untuk mengisi kekurangan pasokan.

Pergeseran pangsa pasar pesawat global sudah berjalan pasti. Boeing tidak akan bisa pulihkan semua wilayah yang hilang. Semua catalis baru hanya mengangkat harga saham untuk sementara. Risiko masalah kualitas masih menjadi beban berat jangka panjang.

Author bio: Robert Sterling, veteran pengusaha dengan puluhan tahun pengalaman investasi industri ekonomi nyata.