40 Tahun Kemudian, Mengapa Film SpaceCamp Hanya Diingat Karena Kecelakaan Challenger?

(SeaPRwire) –

By: James Vance, Kolumnis Senior di majalah teknologi internasional terkemuka

Ada ironi besar di industri film sci-fi tahun 80-an. Banyak karya terinspirasi Star Wars. Tapi hanya SpaceCamp yang menyentuh dampak budaya dari film tersebut. Film ini tidak gagal karena kualitas buruk. Tapi karena waktu rilisnya yang tidak menguntungkan.

Banyak film sci-fi tahun 70-an dan 80-an terinspirasi Star Wars. Contohnya Starcrash, The Last Starfighter, dan Battlestar Galactica. Premis film SpaceCamp sangat menarik. Sekelompok remaja di kamp luar angkasa NASA diundang masuk ke pesawat sungguhan. Robot AI bernama Jinx salah paham permintaan Max. Max diperankan Joaquin Phoenix, dulu bernama Leaf Phoenix. Jinx menyalakan pendorong pesawat. Remaja terkirim ke luar angkasa tanpa rencana pulang. Ada adegan meta yang mengutip Star Wars. Pemimpin kelompok Kevin, diperankan Tate Donovan, meminta Max untuk “Luke! Gunakan Force, Luke…”. Latar musiknya adalah karya John Williams.

SpaceCamp mengirim remaja dan konselor Andie (diperankan Kate Capshaw) ke luar angkasa | 20th Century Fox

Film SpaceCamp difilmkan sebelum kecelakaan Challenger pada Januari 1986. Tapi rilisnya hanya beberapa bulan setelah ledakan. Pemasangan film petualangan pesawat luar angkasa di saat itu tidak mungkin. Jadi film ini gagal total di box office. Sekarang, film ini adalah contoh bagus dari karya sci-fi tahun 80-an. Disney pernah mengumumkan remake serial TV pada 2020. Tapi tidak ada kabar selanjutnya hingga saat ini. Saat ini, film ini bisa diakses di Internet Archive. Kita harus mengingat SpaceCamp bukan karena waktu buruk, tapi karena karyanya yang hebat.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.